Connect with us

Selebritis

Guys, Nikita Mirzani Bebas Tanpa Suap Lho!

Published

on

Nikita Mirzani saat jumpa pers setelah bebas dari penjara. [Foto : Warta Kota/Arie Puji Waluyo]

Geosiar.com, Selebritis – Setelah menjalani masa tahanan selama tiga hari, Mabes Polri membebaskan Nikita Mirzani secara bersyarat. Kini, ibu tiga anak itu ditetapkan sebagai tahanan kota.

Namun, bebasnya Niki -sapaan Nikita Mirzani- menjadi bahan omongan pihak yang melaporkannya, yaitu Sajad Ukra (mantan suami Niki) dan istrinya. Mereka mengklaim, bebasnya Niki dari penjara lantaran memberi suap kepada pihak kepolisian.

Mengetahui tudingan itu, Niki pun langsung memberikan klarifikasi melalui voice note yang diduga suara Sajad Ukra, yang menyebut dapat membayar polisi untuk menjebloskan Nikita ke penjara.

Dalam rekaman itu, suara pria yang diduga Sajad Ukra menegaskan bahwa yang menjebloskan Niki ke penjara ialah dirinya, bukan atas laporan Dipo Latief. Mengingat, Dipo juga melaporkan Niki atas kasus KDRT belum lama ini. Sementara Sajad Ukra melaporkan Niki karena dianggap tak memberi jalan bertemu dengan Azka, buah hati mereka.

“Pelacur itu! Si pelacur itu masuk penjara karena SAYA (sajad ukra)! Bukan karena DIPO, SAYA (sajad ukra) dan istri saya (medina) yg menjebloskan dia ke penjara!,” demikian pernyataan pria yang diduga Sajad Ukra dalam voice note yang diunggah Niki di akun Instagramnya kemarin.

Pada caption unggahan itu, Niki pun menegaskan jika dirinya tidak pernah memberi sogokan selama berurusan dengan polisi, termasuk pembebasannya usai tiga hari ditahan.

“Netizen yg ga paham bahasa Inggris di voice note sebelumnya itu. Bahwasanya si Sajad Ukra ini bilang. Kalau dia bisa membayar polisi untuk penjarakan saya. Bukannya saya yang bayar polisi atau apapun itu supaya bisa bebas. 1 perak pun saya ga keluar uang. Mudah2 an paham yah kalian,” tulis Niki sebagai caption unggahannya, seperti dilihat di Instagram miliknya, Jumat (7/2/2020).

Terkait tudingan suap ini, pihak kepolisian juga telah mengeluarkan bantahan. “Kan kasusnya maju (Nikita jadi tahanan kota),” sahut Argo. “Nyogok gimana maksudnya? Kasusnya kan maju,” imbuhnya lagi.