Connect with us

Sumut

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Japorman Cs Belum Diperiksa KPK

Published

on

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Japorman Saragih. [Foto: Nurfahmi Budi Prasetyo/Gesuri.id]

Geosiar.com, Medan – Ketua DPD Partai PDI-Perjuangan Sumatera Utara (Sumut) Japorman Saragih bersama 13 orang anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan/atau 2014-2019 ditetapkan sebagai tersangka kasus suap yang melibatkan mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho.

Penetapan Japorman cs diumumkan pada Kamis (30/1/2020) malam. Kendati ditetapkan sebagai tersangka, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menjadwalkan pemeriksaan kepada seluruh tersangka.

“Nanti diinfokan lebih lanjut,” kata Plt Jubir KPK Ali Fikri, seperti dikutip dari medanbisnisdaily, Jumat (31/1/2020).

Belum adanya agenda pemeriksaan terhadap para tersangka ini menjadi pertanyaan tersendiri. Sebab, biasnya KPK akan langsung melakukan pemeriksaan setelah adanya penetapan tersangka baru. Kemudian, dilakukan juga pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Sebagai informasi, identitas ke-14 anggota DPRD yang diduga menerima suap dari mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho yakni Sudirman Halawa, Rahmad Pardamean Hasibuan, Nurhasanah, Megalia Agustina, Ida Budiningsih, Ahmad Hosein Hutagalung, Syamsul Hilal, Robert Nainggolan, Ramli, Mulyani, Layari Sinukaban, Japorman Saragih, Jamaluddin Hasibuan, dan Irwansyah Damanik.

Ke-14 tersangka diduga menerima fee berupa uang dengan jumlah beragam dari Gatot Pujo Nugroho terkait pelaksanaan fungsi dan wewenang sebagai anggota DPRD Sumatera Utara.

Atas perbuatannya, ke-14 tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUH Pidana.