Connect with us

Selebritis

Putrinya Disebut Rasis, Iis Dahlia: Kami Keluarga Demokrasi

Published

on

Iis Dahlia (Foto: Tribunnews.com/Wahyu Firmansyah)

Geosiar.com, Selebritis – Pedangdut senior Iis Dahlia angkat bicara soal kasus putrinya, Salshadilla Juwita yang dianggap rasis kepada keturunan India. Pasalnya, gadis 21 tahun tersebut ketahuan melakukan bodyshaming dengan membandingkan artis India dengan Korea.

Persoalan itu berawal dari unggahan Iis dalam akun Instagram Stories (instastory)-nya kemarin. Di instastory itu, Iis tengah bersantai di rumah sambil menonton film Bollywood berjudul “Taalash”.

Pelantun lagu Payung Hitam itupun meminta putrinya untuk ikutan menonton. Namun, Salsha menolak tawaran tersebut malah kemudian mengkritik kulit orang India yang dianggapnya jorok.

“Nggak suka, mending nonton Korea,” tutur Salshadilla. “(Korea) Lebih enak dilihat, kulitnya lebih bersih. India itu jorok,” lanjutnya.

Kritikan yang dilontarkan Salsha lantas mendapat hujatan dari netizen. Lalu bagaimana tanggapan Iis melihat hujatan netizen yang ditujukan kepada putrinya?

Tak disangka, Iis justru menyebut perkataan sang anak sebagai bentuk demokrasi dalam memilih suatu hal yang disukai atau tidak. Ia menyebut keluarganya menanamkan sikap demokrasi dengan cara membebaskan putra putrinya memilih kesukaan mereka.

“Komentar apa? Eh tunggu-tunggu, di keluarga aku tuh orangnya demokrasi banget, lo mau suka apa, nggak suka apa, jadi nggak ada masalah. Kayak anak-anak nggak mau nonton India, tapi tetep temenin nonton (India), begitupun sebaliknya,” ungkap Iis Dahlia saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.

Iis justru menilai hujatan netizen yang tidak perlu ditanggapi. “Jadi, biasa aja. Kalau netizen mah jangan diladenin, netizen mah biarin aja,” pungkasnya.