Connect with us

Nasional

Kompetisi Liga I Dijadwalkan 29 Februari 2020

Published

on

Logo Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). [Foto: dok/PSSI]

Geosiar.com, Olahraga – Kompetisi Liga 1 akan dimulai lebih awal, yakni pada 29 Februari 2020. Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan di Kuta Bali, Jumat (24/1/2020).

Dikutip dari Antara, Jumat (24/1/2020), Iriawan mengatakan percepatan jadwal Liga I ini diharapkan mampu menyajikan pertandingan yang lebih baik. “Dengan lebih awal jadwal pertandingan, kami harapkan pertandingan Liga 1 Indonesia Tahun 2020 akan berjalan lebih baik,” ujar Iriawan.

Mekanisme kompetisi Liga 1 musim ini, lanjut Iriawan, akan kembali dimatangkan dalam Kongres PSSI yang berlangsung di Kuta pada Sabtu (25/1) besok. Sebelumnya, Liga I menerapkan mekanisme dua kali main dikandang dan dua kali main keluar (home dan away dua kali).

“Nanti kita akan bahas dalam Kongres PSSI. Apakah untuk tahun ini juga seperti itu. Pada kompetisi tahun ini ada penambahan klub baru, yakni Persiraja Banda Aceh (ujung barat) dan Persipura Jayapura (ujung timur),” imbuhnya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Iwan Bule ini juga menyinggung soal kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021. Hal itu juga akan dibahas dalam kongres nanti.

“Meskipun jadwalnya setahun lagi tapi harus segera melakukan kepastian lokasi stadion yang akan ditetapkan pada kompetisi. Ini waktunya cukup singkat untuk mempersiapkan segala sesuatu agar penyelenggaraan sukses,” lanjutnya.

Sejauh ini, FIFA hanya merekomendasikan empat stadion dari 10 stadion yang diusulkan PSSI. Maka, PSSI mengambil jalan tengah akan menggunakan enam stadion.

“Keputusannya nanti saat utusan FIFA datang ke Indonesia sekitar akhir bulan ini, enam stadion itu semuanya sangat memenuhi syarat dan FIFA nanti akan melihat stadion itu mengenai persyaratan yang harus dilengkapi,” jelasnya.

Terkait helatan ini, Irawan memastikan pihaknya bakal memberikan yang terbaik, tidak saja terhadap stadionnya, tetapi akomodasinya, transportasi dan lainnya.