Connect with us

Sumut

Kebakaran di Sibolga Hanguskan 24 Rumah, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Published

on

Kobaran api saat melalap habis puluhan rumah warga di Kelurahan Aek Habil, Kota Sibolga, Kamis (23/1/2020) malam (Sumut.inews.id)

Geosiar.com, Sibolga – Kebakaran di perbatasan wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah yang terjadi pada petang kemarin menghanguskan 24 rumah penduduk. Jumlah itu diperkirakan bakal bertambah lantaran proses pendataan masih berlanjut hingga siang ini.

Lurah Aek Habil Kecamatan Sibolga Selatan, Sibolga, Parulian Hutagalung (42), pada Jumat (24/1/2020) menyatakan bahwa insiden kebakaran yang mengangetkan warga itu terjadi di Lorong VI dan Lorong VII Kelurahan Aek Habil arah laut.

Sementara terkait jumlah korban yang mengungsi sebanyak 25 KK, termasuk warga Tapteng 5 KK ikut di dalamnya, karena memang lokasi kebakaran persis di daerah perbatasan kedua daerah.

Sedangkan untuk korban jiwa nihil. Namun insiden ini menghabiskan beberapa ekor ternak warga, termasuk harta benda warga juga tidak terselamatkan.

“Tadi kami baru dapat laporan dari warga, bahwa sepeda motor mereka ikut terbakar, satu unit,” ujar Lurah.

Mengenai berapa besar kerugian akibat kebakaran hebat itu, belum dapat diestimasi, karena proses pendetaan masih berlangsung hingga saat ini.

Sementara kondisi 24 rumah yang terbakar rata-rata terbuat dari papan dan berada di atas laut. Sedangkan masyarakat yang menjadi korban rata-rata pekerjaannya sebagai nelayan.

Sampai saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Sumut

Perum Aura Mulia Abaikan Fasilitas, Konsumen Ancam Somasi

Published

on

Penampakan jalan utama menuju perumahan Aura Mulia yang berlokasi di Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi. (Foto : ahs/Geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Sudah dua tahun lamanya konsumen Perumahan Aura Mulia yang berlokasi di Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi mengaku merana karena fasilitas yang dijanjikan pihak pengembang yang tercantum dalam brosur penjualan belum sepenuhnya terpenuhi.

Bahkan, seorang konsumen atas nama F. Tarigan mengaku tak segan untuk melakukan somasi dalam waktu dekat kepada pihak pengembang Perumahan Aura Mulia atas janji yang dituangkan di dalam brosur tak kunjung dipenuhi. “Ini  bisa disebut sebuah penipuan kejahatan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (21/2/2020).

Sementara itu, pihak pengembang Perumahan Aura Mulia, Lukman saat dikonfirmasi via whatsapp mengaku, perbaikan jalan utama menuju rumah konsumen yang selama ini dikeluhkan memang benar belum terealisasi. Dia mengatakan, perbaikan jalan itu belum terealisasi lantaran pihak pengembang dalam keadaan krisis dikarenakan permodalan dan habisnya kuota KPR subsidi dari bank Sumut Syariah.

“Sekarang ini kuota subsidi dari bank baru dibuka kembali, jadi semalam jalan mulai kami perbaiki. Tadi mau masuk sertu untuk nimbun jalan tapi menurut tukang, di lapangan lagi hujan jadi belum bisa masuk,” katanya. “Ke depan, jalan segera kami kerjakan,” tegasnya.

Dikatakannya, perumahan tersebut baru terselesaikan lima rumah sarana, seperti yang ada dalam brosur yang ditawarkan. “Pelaksanaannya disesuaikan dengan proses pembangunan rumah selanjutnya,” jelasnya.

Namun, saat dikonfirmasi ulang pada Jumat (21/2/2020) terkait janji memperbaiki badan jalan yang rusak parah, Lukman tak lagi memberikan konfirmasi lanjutan. Jalan itu pun masih terlihat sama seperti kemarin, belum ada perbaikan. ahs

Continue Reading

Sumut

Jaringan Narkoba Terungkap, Satu Tersangka Ternyata DPO Pencabulan Anak

Published

on

June Tarigan alias Juned (26) yang ternyata DPO Satreskrim Polres Sergai atas kasus pencabulan anak. (Foto : art/Geosiar.com)

Geosiar.com, Sergai – Pasca terungkapnya jaringan narkoba di wilayah Perbaungan dan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang oleh Sat Narkoba Polres Sergai pada Senin (17/2/2020) kemarin, ternyata satu dari 4 tersangka merupakan pelaku pencabulan anak yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Satreskrim Polres Sergai.

“Satu tersangka yang ternyata DPO kasus pencabulan anak bernama June Tarigan alias Juned (26) warga Dusun V Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Sergai,” ujar Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, MHum di ruang kerjanya, Kamis (20/2/2020).

Disebutnya, June Tarigan dilaporkan berdasarkan LP/21/I/2020/SU/Res Sergai tanggal 13 Januari 2020 atas laporan pencabulan terhadap Putri Febriani Lubis (16) warga Dusun V Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin. Laporan tersebut dibuat oleh ibu korban bernama Dewi Ansari Siagian (47).

“Tersangka Juned sudah mencabuli korban sebanyak tiga kali pada Desember 2019, yaitu pertama pada Rabu (18/12) sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah di Lubuk Pakam. Selanjutnya pada Kamis (19/12) sekitar pukul 01.00 WIB di tempat yang sama, dan yang ketiga di sebuah rumah yang terletak di Dusun II Desa Ara Payung, Kecamatan Pantai Cermin,” ungkap Kapolres.

Dalam melancarkan aksi bejatnya, lanjut Kapolres, pelaku membujuk korban dengan janji-janji palsu. “Pelaku Juned dengan bujuk rayunya memberikan janji-janji kepada korban yang masih berumur 16 tahun, yang tidak tamat sekolah hanya sampai kelas 1 SMA saja, sehingga korban mau dicabuli pelaku,” jelasnya.

Sementara itu, penangkapan tersangka Juned dalam perkara kasus kepemilikan narkotika jenis sabu dilakukan oleh tim Satnarkoba Polres Sergai di Lingkungan Juani, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Pelaku tindak penyalahan narkoba yang berhasil diringkus Narkoba Polres Sergai pada Senin (17/2/2020). (Foto : art/Geosiar.com)

Dari tersangka, petugas menyita barang bukti berupa sebuah dompet emas warna cokelat yang berisikan satu plastik klip transparan sedang, 2 plastik klip transparan kecil yang berisikan butiran kristal diduga sabu dengan  berat brutto 2,00 gram, 15 plastik klip transparan kecil kosong, uang tunai Rp 104.000, dan buku catatan yang diduga berisikan rekapitulasi penjualan narkotika.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) (2) Yo Pasal 76D Sub Pasal 82 (1) Yo 76E UU RI No. 17 tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 tahun2016 Tentang Perubahan Kedua UU RI No. 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” pungkas mantan Kapolres Batubara itu. (art)

Continue Reading

Sumut

Gedung Fakultas Ekonomi USU Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Published

on

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara

Geosiar.com, Medan – Si jago merah melalap sebagian Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU) pada Kamis (20/2/2020) malam. Dipastikan tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini.

Manager Pusdalops-PB/Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Nurly mengatakan, kobaran api berawal tampak pada pukul 20.00 WIB. Beruntungnya api dapat dengan cepat dipadamkan petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Medan sebelum api membesar dan merambat kemana-mana.

“Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa kebakaran ini,” jelas Nurly.

Menurutnya, bangunan yang terbakar yaitu ruangan tempat penyimpanan barang inventaris kampus di lantai dua gedung tersebut. Ia menyebut persentase kebakaran kurang lebih sekitar 10 persen.

Sementara terkait penyebab kebakaran, Nurly mengungkapkan hal tersebut ranah kepolisian. Petugas sudah ada di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com