Connect with us

Dunia

ART Campur Urine dan Darah Haid ke Makanan Majikan, Ini Alasannya

Published

on

Ilustrasi.

Geosiar.com, Singapura – Seorang asisten rumah tangga asal Indonesia yang bekerja di Singapura, Diana (30) divonis hukuman penjara 6 bulan 7 minggu setelah dinyatakan bersalah karena perbuatan anehnya yang mencampurkan air seni, liur, dan darah menstruasinya ke dalam makanan dan minuman keluarga majikan.

“Terdakwa percaya dengan melakukan hal tersebut, keluarga akan menyetujui apa pun yang dilakukan terdakwa. Dia juga percaya, dengan melakukan hal itu, keluarga majikan tidak akan memarahinya,” tutur wakil jaksa penuntut umum Angela Ang dalam persidangan Senin lalu yang dikutip dari The New Paper, Kamis (16/1/2020).

Selain itu, jaksa juga menuntut Diana telah melakukan pencurian senilai SGD 17 ribu dari keluarga majikan. Diana pun telah mengaku bersalah dalam satu kasus pencurian dan dua tuduhan perusakan.

“Uang itu dicuri Diana dari brankas di dalam kamar ibu majikannya yang sudah renta. Dia mengetahui nomor kombinasi brankas karena memerhatikan saat ibu majikan membuka iPad. Ternyata kombinasi nomor pembuka Ipad dengan brankas sama.” lanjut jaksa.

Atas tindakan itu, Diana, yang tidak memiliki pengacara, memohon melalui seorang penerjemah untuk mendapat hukuman ringan karena ia mengakui kesalahannya. Dia mengaku sangat menyesal dan meminta maaf kepada majikannya.

“Saya ingin meminta maaf kepada majikan. Saya meminta maaf dari lubuk hati saya … saya mencuri uang majikan karena keluarga di Indonesia mengalami kesulitan. Saya sangat menyesal.” tutur Diana dalam persidangan, dikutip dari South China Morning Post.

Selain perkara perbuatan anehnya, Diana juga bisa divonis hukuman lebih lama, yakni hingga 2 tahun dan didenda atas kasus kerusakan yang diperbuatnya dan dipenjara hingga 7 tahun plus denda atas kasus perkara pencurian dalam rumah.