Connect with us

Dunia

Korsel Siap Bagi Ilmu Soal Pemindahaan Ibu Kota

Published

on

Presiden Joko Widodo (kiri) dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di The Presidential Blue House, Korea Selatan, Senin (10/9/2018). [Reuters/Kim Hong/Ji]

Geosiar.com, Seoul – Pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengatakan siap membantu Indonesia dalam proses pemindahakan ibu kota. Kesiapan itu disampaikan oleh Duta Besar Korsel untuk Indonesia, Kim Chang-beom.

Menurut Chang-beom, Presiden Korsel Moon Jae-in juga telah menandatangi kerjasama teknis mengenai pemindahan Ibu Kota Indonesia di sela-sela KTT ASEAN-Korsel di Busan akhir tahun lalu. Perjanjian itu juga diteken oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

“Dengan adanya kerjasama itu, Korsel juga berencana untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada Indonesia dengan berbagi informasi dan pengalaman kami dalam pemindahakan Ibu Kota,” tutur Chang-beom dikutip dari Sindonews, Rabu (15/1/2020).

Seperti diketahui, Korsel sudah memiliki pengalaman dalam memindahkan ibu kota administratif dari Seoul ke Sejong. Pengalaman itulah yang ingin dibagikan Korsel kepada Indonesia.

“Pelajaran-pelajaran yang kami dapat dari proses tersebut dan kesalahan yang kami lakukan, akan kami bagi dengan Indonesia untuk membangu Ibu Kota baru yang bersifat kota hijau, inklusif, pintar dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Ajaibnya lagi, Chang-beom menuturkan bahwa proses pemindahan ibu kota Korsel tidak sama sekali melibatkan pihak swasta. Tentunya, hal ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk bisa berdiri sendiri tanpa bantuan swasta.

“Karena proses pembangunan Ibu Kota baru masih berada di tahap awal, saat ini dari pihak swasta kami belum ada wacana untuk bekerjasama dengan pemerintah Korsel. Tetapi, kami berharap dengan adanya penandatangan MoU kerjasama antara kedua pemerintah akan mendorong kerjasama pemerintah dan swasta,” pung