Connect with us

Politik

KPU dan Polrestabes Sepakat Kerjasama Sukseskan Pilkada Medan 2020

Published

on

Medan, Geosiar.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan dan Polrestabes Medan sepakat dan siap bekerjasama menyukseskan Pilkada 2020 mendatang. Segala potensi masalah akan diantisipasi sejak dini.

Hal tersebut disepakati saat KPU Kota Medan menerima kunjungan Kapolrestabes Kota Medan Kombes. Pol. Jhonny Eddizon Isir ke Kantor KPU Kota Medan, Jalan Kejaksaan, No 37, Senin (13/1). Dalam pertemuan itu dibahas perkembangan tahapan Pilkada 2020 yang sudah berlangsung dan yang akan berlangsung ke depannya.

Ketua KPU Medan Agussyah Ramadhani Damanik berharap kerjasama yang baik terbangun untuk mencapai tujuan suksesnya Pilkada Medan 2020 baik dari sisi partisipasi pemilih, pengawasan dan stabilitas. Karena itu dalam setiap tahapan KPU Kota Medan akan selalu menggelar rapat koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait di Kota Medan.

“Sebetulnya kemarin kami berkirim surat untuk audiensi dan berkoordinasi ke Polrestabes Medan. Tapi ternyata Pak Kapolrestabes yang ingin langsung datang ke Kantor KPU Medan.Karena itu kami sangat mengapresiasi,” ujar Agussyah.

Dalam kunjungan Silahturahmi ini Kapolrestabes Medan didampingi oleh Kasat Intel Polrestabes Medan AKBP Akhyan, S.Sos, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing SIK MH, Kanit Intelkam Polsek M. Baru Iptu Siswoyo. Rombongan Kapolrestabes Medan ini langsung disambut oleh Ketua Komisioner KPU Kota Medan yaitu Agussyah R. Damanik, Komisioner KPU Kota Medan, Zefrizal, Rinaldi Khair, Nana Miranti, Edi Suhartono dan Sekertaris KPU Kota Medan Nirwan.

Agussyah menyampaikan KPU Kota Medan nantinya akan memiliki peta potensi kerawanan dari sisi penyelenggaraan kepemiluan yang perlu disandingkan dengan potensi masalah yang dimiliki Polrestabes Medan dari sisi keamanan. Untuk itu perlu ada kerjasama dan koordinasi yang baik.

Salah satu potensi kerawanan yang biasanya muncul adalah dari sisi pendataan pemilih. Karena hal ini terkait dengan tinggi rendahnya partisipasi pemilih. Migrasi pemilih dari luar Kota Medan masuk ke Kota Medan jelang pemilihan biasanya terjadi. Apalagi jika ada mobilisasi. Hal ini menjadi potensi masalah yang perlu diantisipasi bersama.

Kapolrestabes Kota Medan Kombes. Pol. Jhonny Eddizon Isir menyebutkan untuk dari sisi kepolisian sukses pilkada adalah bagaimana pemilihan bisa berlangsung aman dan damai. Sedangkan dari sisi penyelenggara adalah tingkat partisipasi pemilih dan dari sisi pengawasan bagaimana meminimalisir kecurangan. Ketiga hal tersebut tentu perlu kerjasama dan koordinasi yang baik dalam mewujudkannya.

Kapolrestabes Medan dalam kesempatan itu juga meminta gambaran umum potensi kerawanan dari sudut pandang penyelenggara. Agar dirinya juga dapat mengetahui langkah yang dapat dilakukan dari sisi keamanan.

Adapun tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memperkenalkan diri, dimana Kapolrestabes Medan, baru bertugas di Medan. Selanjutnya Kapolrestabes Medan juga ingin membangun komunikasi dan sinergitas yang sudah terjalin selama ini dengan Kapolres sebelumnya. (lamru/rel)

Advertisement

Politik

Lantik DPP Baru, Hanura Undang Wiranto Sebagai Wantimpres

Published

on

Wiranto diundang dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada acara pelantikan pengurus DPP Hanura 2019-2024. [Foto: dok/istimewa]

Geosiar.com, Jakarta – Partai Hanura akan menggelar acara pelantikan kepengurusan DPP periode 2019-2024, hari ini, Jumat (24/1/2020) pukul 19.00 WIB di JCC Senayan, Jakarta. Sejumlah tokoh politik dikabarkan sudah diundang dan menyatakan kehadirannya. Bagaimana dengan Wiranto?

Ketua panitia acara, Benny Rhamdani mengatakan bahwa pihaknya juga sudah mengundang mantan Ketua Umum Partai Hanura itu. Namun, Wiranto diundang bukan dalam kapasitasnya sebagai orang penting di kepengurusan Partai Hanura, melainkan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

“Pak OSO dan panitia pasti mengundanglah Pak Wiranto sebagai ketua Wantimpres,” ujar Benny, Kamis (23/1/2020).

Terkait kehadiran Wiranto dalam acara tersebut, Benny mengaku tidak bisa memastikannya. “Tapi kita belum tahu (Wiranto akan hadir atau tidak). Akan kita cek siapa-siapa yang hadir,” lanjut Benny.

Selain Wiranto, Hanura juga telah mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, para duta besar, dan kolega-kolega Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO).

Seperti diketahui, hubungan Wiranto dengan internal Hanura sempat memanas lantaran OSO menggelar munas secara cepat dan mendadak, tanpa mengundang Wiranto, selaku pendiri. Pada munas itu juga OSO kembali terpilih secara aklamasi. Wiranto yang merasa tak dihargai menolak hasil munas tersebut.

Continue Reading

Politik

Hasto Sambangi KPK: Saya Memenuhi Undangan

Published

on

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memenuhi panggilan KPK guna menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (24/1/2020). [Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono]

Geosiar.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) tampak berada di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (24/1/2020). Ia mengaku alasannya datang ke KPK untuk memenuhi panggilan penyidik terkait kasus suap penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR 2019-2024.

“Hari ini saya memenuhi tanggungjawab warga negara dalam menjaga marwah KPK memenuhi undangan untuk hadir sebagai saksi,” ujar Hasto di lobi Gedung Dwiwarna KPK, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2020).

Hasto mengatakan dirinya diperiksa sebagai saksi dari mantan komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Dia sudah berada di KPK sejak pukul 09.00 WIB.

“(Bersaksi) terhadap dugaan apa yang terjadi kepada mantan komisoner KPU, saudara Wahyu (Setiawan),” jelas Hasto.

Namun, Hasto tidak merinci lebih detail keterkaitannya dengan perkara yang juga menjerat eks calon legislatif PDIP, Harun Masiku. Ia akan menyampaikan hasil pemeriksaan nanti dalam keterangan pers.

“Untuk itu saya akan datang dan keterangan pers akan saya sampaikan setelah pemeriksaan tersebut makasih,” tandasnya.

Selain Hasto, KPK juga memanggil komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik dan Hasyim Asy’ari. Namun, keduanya belum mengetahui akan diperiksa untuk tersangka siapa.

“Belum tahu lah, orang belum masuk saya. Janji jam 10,” singkat Evi.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan empat tersangka dalam perkara ini. Mereka ialah eks komisioner KPU Wahyu Setiawan, politikus PDIP Harun Masiku, eks anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, dan Saeful (swasta).

Continue Reading

Politik

Kado Spesial PDIP di Ultah ke-73 Megawati

Published

on

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. [Foto: dok/ist]

Geosiar.com, Jakarta – Seluruh anggota dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan kado istimewa berupa gerakan menanam pohon kepada Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri yang genap berusia 73 tahun pada hari ini, Kamis (23/1/2020).

“Gerakan menanam pohon, menjaga sungai agar bebas dari sampah, menjaga sumber mata air kehidupan, dan merawat lingkungan hidup agar semakin asri adalah hadiah istiwema bagi Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/1/2020).

Hadiah ini diberikan mengingat Presiden kelima RI itu memutuskan tidak memperingati ulang tahunnya secara besar-besaran dan lebih memilih untuk merayakannya bersama keluarga dan orang-orang terdekat saja.

“Sejak beberapa bulan yang lalu, Ibu Megawati telah memutuskan untuk tidak merayakan secara khusus,” jelas Hasto.

Sehingga, anggota dan kader PDIP memilih merayakan ulang tahun itu dalam bentuk Gerakan Mencintai Bumi sebagai bentuk dedikasi bagi Megawati yang begitu mencintai tanaman. “Jadi politik itu sederhana. Politik itu bukan ramai di media. Politik itu karya bagi kehidupan dan masa depan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Hasto menceritakan pengalamannya ketika menemani Megawati di salah satu kebun tanamannya di Bogor. “Ada sebuah pohon langka yang dahannya patah, dengan penuh rasa sayang, Ibu Megawati merawat pohon itu, dan dengan cekatan membuat semacam gibs untuk menyambung dahan yang patah itu. Semua dilakukan dalam hening, penuh kontemplasi. Ia punya hak hidup kata Ibu Mega kepada saya,” ucap Hasto mengenang.

Dalam cerita kuno, lanjut Hasto, ada sosok Kstria yang bertapa ‘ngalong’. Seluruh mata hati dan pikirannya penuh kepasrahan dan rasa cinta terhadap bumi dan seluruh alam semesta, maka ia pun mendapat ilmu Pancasona, ilmu keabadian. Meski Ksatria itu mati, begitu raganya menyentuh bumi, ia akan hidup kembali.

“Apa yang dilakukan oleh Ibu Mega adalah menghadirkan wajah politik pada esensi mencintai dan merawat kehidupan. Hal inilah yang menjadi salah satu kekuatan Beliau mengapa mampu menghadapi berbagai ujian dan terpaan gelombang politik,” tandasnya.

Hasto mengatakan, puncak Gerakan Mencintai Bumi tersebut akan dilakukan di Jawa Barat pada Minggu, 2 Februari 2020. Di sana, akan dilakukan penghijauan di lahan kritis sepanjang Sungai Citarum.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com