Connect with us

Dunia

Israel Diduga Terlibat Pembunuhan Qasem Soleimani

Published

on

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. [Foto: Yonatan Sindel/Flash90]

Geosiar.com, Israel – Israel diduga terlibat dalam operasi pembunuhan perwira militer senior Pasukan Pengawal Revolusi Iran, Mayor Jenderal Qasem Soleimani oleh Amerika Serikat (AS) pada awal Januari lalu.

Dilansir dari NBC News yang mengutip sumber militer mengatakan, Israel membantu dengan memberikan rincian informasi intelijen kepada pihak Amerika sewaktu misi itu dilakukan. Al Masdar melaporkan bahwa informasi tersebut memberikan kepastian perihal kabar yang mengatakan Sulaimani akan berangkat dari Damaskus ke Baghdad saat malam hari.

“Informasi itu disampaikan kepada Badan Intelijen Amerika, CIA,” ujar sumber dikutip dari NBC News, Senin (13/1/2020).

Setelahnya, New York Times melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo sebelum Sulaimani terbunuh. Hal ini menjelaskan bahwa Israel menjadi satu-satunya negara sekutu AS yang mengetahui rencana pembunuhan itu.

Dugaan tersebut diperkuat dengan pernyataan Kepala Intelijen Garda Revolusi Hussain Taib pada Oktober lalu yang mengatakan bahwa Israel dan negara Barat bersekongkol akan membunuh Sulaimani untuk memicu “perang agama di Iran”.

“Putus asa karena gagal mengganggu keamanan di Iran atau menyerang pangkalan militer Garda Revolusi, musuh kini berencana membunuh Mayor Jenderal Sulaiman di kampung halamannya di Kerman,” kata Taib pada saat itu.

Seperti diketahui, pesawat nirawak (drone) AS menembak Sulaimani hingga tewas di Bandara Internasional Baghdad, Irak. Serangan itu diperintahkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump yang bersikukuh mengklaim serangan itu adalah untuk menghancurkan teroris nomor satu di dunia.