Connect with us

Nasional

Wakapolri dan Kabareskrim Sambangi Istana, Naik Pangkat?

Published

on

Wakapolri Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono (tengah) dan Kabareskrim Inpektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kanan) bersama sejumlah perwira tinggi dan menengah TNI/Polri tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (26/12/2019). Foto: CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan]

Geosiar.com, Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono dan Kepala Bareskrim Polri Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo tampak mengunjungi Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (26/12/2019).

Dikutip dari CNNIndonesia.com, kedua perwira Polri itu datang mengenakan seragam sekitar pukul 13.15 WIB. Ikut pula bersama mereka sejumlah perwira tinggi dan menengah TNI dan Polri. Setibanya di Kompleks Istana, baik Gatot dan Listyo, kompak tidak memberikan keterangan kepada media. Rombongan itu langsung menuju Istana.

Tak lama berselang, tampak pula Inspektur Jenderal Agus Andrianto yang juga baru diangkat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri. Saat dikonfirmasi awak media, Agus hanya tersenyum simpul dan langsung menerobos masuk ke dalam kompleks.

Usut punya usut, kedatangan para perwira tinggi dan menengah TNI/Polri itu berkaitan dengan kenaikan pangkat. Kabarnya, Presiden Jokowi bakal mengeluarkan keputusan presiden terkait kenaikan pangkat perwira tinggi dan menengah TNI-Polri.

“Pertemuan menyambut kenaikan pangkat, satu tingkat perwira tinggi TNI/Polri. Pesan presiden sebagai kepala negara dan panglima tertinggi agar tetap meningkatkan profesionalitas dan kapabilitas menghadapi zaman baru revolusi 4.0,” tutur Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman.

Pada akhir November lalu, sejumlah perwira tinggi TNI/Polri juga menghadap Presiden Jokowi. Hal itu berkaitan dengan kenaikan pangkat. Salah satunya adalah mantan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Firli Bahuri.

Kala itu, Firli naik pangkat satu bintang, dari Inspektur Jenderal menjadi Komisaris Jenderal karena ditunjuk sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri. Kini, Firli sudah menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).