Connect with us

Sumut

Terkait Dugaan Ijazah Palsu, Sat Reskrim Polres Sergai Periksa Kades Blok 10

Published

on

Kantor Kepala Desa Blok 1 Kecamatan Dolok Masihul

Geosiar. com, Sergai – Kepala Desa Blok 10 Suhardi akhirnya diperiksa Satuan Reserse Kriminal Polres Serdang Bedagai (Sergai) terkait dugaan penggunaan ijazah palsu. Pemeriksaan dilakukan pada  Rabu kemarin (11/12/2019).

“Benar Kades Blok 10 sudah diperiksa, saat ini masih dalam penyelidikan,” tegas Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP Hendro Sutarno kepada awak media, Jumat (13/12/2019) melalui telepon seluler.

Sementara, Kepala Dinas PMD Sergai, H Ikhsan, AP, M.Si saat dikonfirmasi menjelaskan pihaknya sudah mengecek keberadaan PKBM Mandiri dan keabsahan ijazah oknum Kades tersebut di Pemko Medan.

“Sesuai tahun ijazah dikeluarkan itu, kelompok belajar PKBM Mandiri tidak ada,” kata Kadis.

Sebelumnya, Kepala Desa Blok 10 Kecamatan Dolok Masihul Suhardi dilaporkan warganya ke Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Serdang Bedagai, terkait dugaan penggunaan ijazah palsu.

Setelah beberapa kali mangkir, Rabu kemarin (20/11/2019), Kades Suhardi akhirnya datang memenuhi panggilan Dinas PMD.

Menurut informasi, pemanggilan Suhardi sehubungan dengan adanya laporan ke Dinas PMD terkait ijazah Paket B milik Suhardi yang diduga palsu saat mengikuti Pemilihan Kepala Desa 2017 lalu.

Suhardi mengaku siap mundur apabila ijazah Paket B yang disandangnya ternyata palsu. Dirinya tetap bersikukuh pernah mengikuti bimbingan belajar di kelompok belajar PKBM Pakpak Mandiri di Kelurahan Kwala Bekala, Medan Johor. (art)