Connect with us

Ekonomi

Sri Mulyani Masuk ‘100 Most Powerful Women’ Versi Forbes

Published

on

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. [Foto: Instagram.com/smindrawati]

Geosiar.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati masuk dalam daftar perempuan paling berpengaruh di dunia atau The World’s 100 Most Powerful Women 2019 versi majalah Forbes. Klik disini.

Dalam daftar tersebut, Sri Mulyani menempati posisi ke-76 dan menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini bersanding dengan Angela Markel, Christine Lagarde, Oprah Winfrey, Queen Elizabeth II, Beyonce hingga Greta Thunberg.

Kemampuan wanita kelahiran Lampung ini dibidang perekonomian Indonesia dan dunia sudah tidak bisa diragukan lagi. Usai bekerja di Bank Dunia, Sri dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi Menteri Keuangan. Sri Mulyani juga merupakan satu-satunya perempuan yang menjadi menteri keuangan di Indonesia.

Sebelumnya, Sri Mulyani pernah mendapat penghargaan tingkat Asia, yaitu Asian Business Leadership Forum (ABLF) Awards 2019 untuk kategori State Persons Awards yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE). Kemudian, dia juga pernah meraih penghargaan sebagai Finance Minister of The Year 2008 for Asia oleh harian ‘Emerging Markets’.

Kemudian, pada 2018 lalu, Sri Mulyani diberi Penghargaan Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) di World Government Summit yang diselenggarakan di Dubai, Uni Arab Emirates. Pada tahun yang sama, Sri Mulyani juga dinobatkan sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik versi majalah keuangan asal Hong Kong, FinanceAsia.

Advertisement

Ekonomi

Raker dengan DPR, Sri Mulyani Paparkan Kondisi Ekonomi 2019 dan 2020

Published

on

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Geosiar.com, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengikuti rapat kerja atau raker bersama Komisi XI DPR RI pagi ini, Selasa (28/1/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Di raker kali ini, Sri Mulyani memaparkan realisasi APBN tahun lalu (2019). Tak hanya itu, Sri Mulyani juga bakal memaparkan outlook perekonomian di tahun 2020 ini.

“Kami akan menyampaikan paparan sesuai agenda rapat, yakni realisasi APBN tahun dan outlook perekonomian di tahun 2020 ini,” ungkap Sri Mulyani di DPR, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

“Kami ingin melihat dampak kondisi ekonomi global yang terjadi terhadap APBN dan ekonomi dalam negeri,” tambah Sri Mulyani.

Rapat komisi XI ini digelar secara terbuka. Kali ini Sri Mulyani didampingi jajaran eselon 1 Kementerian Keuangan.

Continue Reading

Ekonomi

Menteri ESDM Bahas Harga Gas Bersama DPR

Published

on

Menteri ESDM rapat bareng Komisi VII DPR (detik.com)

Geosiar.com, Jakarta – Komisi VII DPR RI mengadakan rapat kerja (raker) bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif pada Senin (27/1/2020) sekira pukul 13.00 WIB.

Rapat ini dibuka dan dipimpin Wakil Ketua Komisi VII DPR Alex Noerdin.

Adapun agenda rapat yaitu rencana strategis 5 tahun ke depan, implementasi Pepres No 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi, perkembangan implementasi kebijakan konservasi energi.

Selanjutnya, kesiapan pemerintah dalam pengembangan energi nuklir, strategi penyediaan energi listrik 4200 MW untuk 52 smelter pada tahun 2022, dan lain -lain.

“Kami berikan kesempatan Menteri ESDM untuk memberikan pemaparannya,” ujar Alex di Komisi VII DPR Jakarta, Senin (27/1/2020).

Dalam rapat tersebut, turut hadir juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ESDM Ego Syahrial, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana, Direktur Jenderal Mineral serta Batu Bara Bambang Gatot.

Continue Reading

Ekonomi

Menguat, Dolar AS Mulai Tinggalkan Rp 13.600

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Jakarta – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini, Senin (27/1/2020) berada di level Rp 13.599. Rupiah tinggalkan level Rp 13.600-an.

Dikutip dari data RTI, rupiah terus menguat dalam beberapa hari terakhir. Pada pekan lalu, dolar AS masih berada di level Rp 13.600-an yakni di 13.619.

Berdasarkan catatan BI pada 22 Januari 2020, Rupiah menguat 1,74% (point to point/ptp) dibandingkan dengan level akhir Desember 2019. Perkembangan tersebut melanjutkan penguatan pada 2019 yang tercatat 3,58% (ptp) atau 0,76% secara rerata.

“Penguatan Rupiah didorong pasokan valas dari para eksportir serta aliran masuk modal asing yang tetap berlanjut sejalan prospek ekonomi Indonesia yang tetap terjaga, daya tarik pasar keuangan domestik yang tetap besar, dan ketidakpastian pasar keuangan global yang mereda,” ujar Gubernur BI Perry Wajiyo di gedung BI, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

BI mencatat posisi cadangan devisa pada akhir Desember 2019 meningkat menjadi US$ 129,2 miliar. Nila tersebut setara dengan pembiayaan 7,6 bulan impor atau 7,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com