Connect with us

Advertorial

DPRD Medan Gelar Raker, Maksimalkan Kinerja AKD Guna Peningkatan Sinergitas Legislatif dan Eksekutif

Published

on

Medan, Geosiar.com – Untuk maksimalkan fungsi kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan sebagai legislasi, anggaran dan pengawasan. Sebanyak 50 anggota DPRD Medan mengikuti rapat kerja (raker) di Parapat, Rabu -Jumat (11-13/12/2019).

Pelaksanaan raker yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 12 Tahun 2018 pada Pasal 67 tentang pedoman penyusunan tata tertib (tatib) DPRD. Raker berhasil menyusun rencana kerja (renja) DPRD Medan Tahun 2020 di setiap Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dengan menyelaraskan pagu anggaran yang tersedia.

Raker DPRD Medan dibuka langsung Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nasution yang dihadiri berbagai nara sumber serta sejumlah pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) Pemko Medan serta para Camat.

Saat pembukaan, Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nasution menyampaikan dengan menjalankan raker dapat melakukan suatu perencanan program harus dilaksanakan secara konprehensip dengan baik agar tujuan dan hasil dapat dicapai maksimal.

Disampaikan Akhyar Nasution untuk peningkatan pembangunan dan perekonomian di kota Medan diperlukan sinergitas dan hubungan yang harmonis antara Pemko Medan dengan DPRD Medan. “Tanpa adanya sinergitas maka semua proses pembangunan di kota Medan akan terhambat pada akhirnya merugikan warga Medan keseluruhan,” ujar Akhyar.

Diharapkan Akhyar, raker DPRD Medan yang produktif dan berkualitas pastinya akan mampu menghasilkan out put yang positif diseluruh aspek kehidupan masyarakat kota Medan. “Saya berharap, melalui raker setiap anggota dewan akan mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sehingga mampu menghasilkan yang konstruktif dan transparan demi kemajuan kota Medan,” ujar Akhyar.

Sementara itu, Ketua DPRD Medan, Hasyim SE menyebutkan pelaksanaan raker dapat menyusun strategi kinerja DPRD. Nantinya, berbagai fokok pikiran anggota dewan akan dituangkan dalam penyusunan suatu program kerja yang dipadukan dengan program organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan.

Selain itu kata Hasyim, sarana raker juga untuk membantu peningkatan keterampilan (up-skilling) dan pembaruan keterampilan (re-skilling) para anggota dewan. Sehingga, tujuan organisasi akan bisa tercapai dengan lebih baik, mudah, cepat dan berintegritas.

Pada kesempatan itu juga, Hasyim mengajak kepada seluruh anggota dewan supaya tetap menjaga keharmonisan dan kolaborasi untuk memudahkan menjalankan fungsi dewan sebagai pengawasan, penganggaran dan legislasi.

Selain itu, Hasyim SE yang juga Ketua DPC PDI P Kota Meran itu mengajak para anggota dewan menjaga sinergi dengan eksekutif di Pemko Medan. Melalui hubungan yang harmonis diharapkan semua program pembangunan akan bisa berjalan dengan optimal.

Maka itu, seluruh kesepakatan dari hasil raker akan menjadi acuan dalam pelaksanaan program kegiatan pada tahun 2020. Untuk itu, Hasyim minta agara para anggota dewan dapat menjaga kedisiplinan dan konsistensi untuk mengimplementasinya.

Dijabarkan Hasyim sebagai anggota dewan dipastikan akan banyak mendapat sorotan tentang apa yang sedang dikerjakan dan akan dikerjakan. Untuk itu, sebagai wakil rakyat dituntut mampu memenuhi ekspektasi masyarakat dengan cara bekerja keras dengan jujur, tulus dan iklas.

Kata Hasyim, sebagai wakil rakyat harus dapat menyadari bahwa posisinya tidak lebih tinggi dari masyarakat. “Karena tanpa ada suara rakyat, niscaya satu pun dari kita tidak akan menyandang status sebagai anggota dewan,” sebut Hasyim.

Untuk itu Hasyim mengajak para anggota dewan agar mencurahkan segenap daya upaya dan kemampuan yang dapat membantu kepentingan masyarakat.

Seiring dengan itu pula Hasyim menyampaikan dengan menggelar raker diharapkan menghasilkan kesepakatan rencana kerja yang maksimal di setiap Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang dituangkan kegiatan tahun 2020 dengan menyelaraskan pagu anggaran di pos sekretariat. Mengingat, kegiatan raker yang sudah terlambat yakni setelah ditetapkan RAPBD TA 2020.

Namun kata Hasyim, kegiatan raker akan tetap produktif mengingat anggota dewan yang masih baru dan masih fresh dan memiliki semangat yang tinggi untuk perubahan kota Medan menuju metropolitan yang lebih baik.

“Tumpuan masyarakat menaruh harapan besar di pundak kita. Turunlah ke tengah konstituen kita terutama lewat reses. Serap aspirasi masyarakat sebagai bahan analisis kita melaksanakan tugas dan fungsi dewan. Kita harus mampu mendengar suara rakyat,” ujar Hasyim seraya berharap output raker membawa perubahan dan perbaikan kinerja dewan tahun depan.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Medan sekaligua Ketua Panitia Raker DPRD Kota Medan 2019, Abdul Aziz menyebut tujuan dilaksanakannya raker untuk menghasilkan kesepakatan Rencana Kerja DPRD Kota Medan Tahun 2020, untuk disampaikan kepada Sekretariat DPRD Medan dan dilakukan penyelarasan dengan anggaran yang sudah ditetapkan.

“Kemudian, hasil penyelarasan tersebut akan disampaikan kepada Pimpinan DPRD Kota Medan untuk dibahas dan ditetapkan dalam rapat paripurna,” sebutnya

Sebagaimana diketahui, raker selama 3 hari Rabu-Jumat (11 – 13 Desember 2019) zdiisi pemberian materi oleh nara sumber dari BPK RI, Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri dan Kejati Sumatera Utara.

Pembukaan raker dilakukan Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nasution dan ditutup Ketua DPRD Medan Hasyim SE. (lamru)

Advertisement