Garuda akan Umumkan Bos Baru 22 Januari 2020

by

Geosiar.com, Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) rencananya dilangsungkan pada 22 Januari 2020 mendatang.

Rapat tersebut bakal menentukan pengurus baru perusahaan setelah ditinggal 5 direksi lantaran terjerat skandal Harley Davidson ilegal.

Direksi pertama dicopot dalam skandal itu ialah Ari Askhara yang adalah Direktur Utama Garuda. Lalu empat direksi menyusul yakni Direktur Operasi Bambang Adisurya, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto, dan Direktur Human Capital Heri Akhyar.

“RUPS Garuda tanggal 22 Januari,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik, Arya Sinulingga, kemarin (10/12/2019).

Dalam keterangan tertulis Dewan Komisaris Garuda Indonesia, Senin (9/12/2019), Pelaksana tugas (Plt) Dirut Garuda Indonesia, Fuad Rizal sudah menunjuk 4 orang pelaksana tugas harian (Plh), yaitu sebagai berikut:

  1. Tumpal Manumpak Hutapea sebagai Pejabat Direktur Operasi
  2. Mukhtaris pejabat Direktur Teknik dan Layanan
  3. Joseph Dajoe K. Tendean pejabat Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha
  4. Aryaperwira Adileksana pejabat Direktur Human Capital

Dua direktur Garuda yaitu Fuad Rizal dan Pikri Ilham Kurniansyah sebelumnya dipercayai Dewan Komisaris untuk mengisi sejumlah jabatan. Fuad Rizal bertugas sebagai Plt Direktur Utama sekaligus menjabat Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko. Dewan Komisaris juga menetapkan Fuad sebagai Plt Direktur Operasi dan Plt Direktur Teknik dan Layanan.

Pikri Ilham Kurniansyah bertugas sebagai Direktur Niaga. Dewan Komisaris kemudian menetapkan Pikri sebagai Plt Direktur Human Capital dan Plt Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha.