Connect with us

Sumut

Pemko Medan Segera Salurkan Bantuan Guru Honorer Non Sertifikasi

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pemko Medan akan memberikan bantuan kesejahteraan kepada guru honorer guna meningkatkan dan memotivasi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Di samping itu, pemberian bantuan juga dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para guru honorer tersebut. 

Demikian terungkap dalam rapat Pengajuan Draft Surat Keputusan (SK) Wali Kota  tentang Pemberian Honorer Guru TK, SD dan SMP se-Kota Medan di Ruang Rapat II Balai Kota Medan, Senin (9/12). Rapat ini dipimpin PltWali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Asisten Pemerintahan Musadad Nasution.

Di hadapan para peserta rapat yang berasal dari unsur Bappeda, Inspektorat, Badan Pengelola Keuangan & Aset Daerah (BPKAD), Bagian Hukum, Bagian Sosial Pendidikan serta Plt Kadis Pendidikan Kota Medan Masrul Badri, Musadad minta kepada OPD terkait agar segera merealisasikan bantuan untuk guru honorer tersebut.

‘’Melalui rapat ini, saya berharap agar bantuan kesejahteraan untuk guru honorer baik negeri maupun swasta (TK,SD,SMP) dapat secepatnya terealisasi. Sebab, para guru honorer sangat mengharapkan bantuan ini. Pasalnya, kita ketahui penghasilan mereka selama ini sangat kurang mencukupi,’’ kata Musadad.

Menurut Plt Kadis Pendidikan, jajarannya saat ini telah melakukan seleksi dan verifikasi terhadap guru honorer di sekolah negeri maupun swasta, baik itu TK, SD dan SMP di Kota Medan. Dikatakannya, bantuan itu bisa diterima oleh guru honorer yang belum mendapat sertifikasi.

‘’Kami telah menyeleksi guru-guru honor, baik TK,SD dan SMP di sekolah negeri maupun swasta. Sebab, syarat utama yang mendapatkan bantuan kesejahteraan ini adalah guru honorer yang tidak mendapat sertifikasi,’’ jelas Masrul.

Selain itu, tambahnya, guru honorer itu juga harus sudah terdata dalam data pokok pendidikan (Dapodik). Berdasarkan Dapodik yang dimiliki, Masrul mengatakan, ada sekitar 1000-an guru honorer. ‘’Jadi, berdasarkan persyaratan dan Dapodik, kita memperkirakan ada sekitar 1000-an guru honorer yang akan mendapatkan bantuan kesejahteraan tersebut,’’ ungkapnya.

Sementara itu Kepala BPKAD Kota Medan T Ahmad Sofyan yang hadir dalam rapat itu, minta kepada Dinas Pendidikan agar benar-benar selektif dalam melakukan seleksi. Selain itu juga tegasnya, jumlah guru honorer juga harus disesuaikan dengan pagu anggaran yang tersedia. Dengan demikian bantuan kesejahteraan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

‘’Berhubung penyaluran bantuan kesejahteraan dilakukan  melalui rekening, kita minta agar data guru honorer dan nomor rekening harus sinkron, sehingga penyaluran berjalan dengan lancar dan guru honorer bisa memanfaatkan bantuan itu untuk meningkatkan kinerja mereka,’’ pesan Sofyan.

Sebelum menutup rapat, Musadad minta agar penyaluran bantuan kepada guru honorer secepatnya dilakukan. Untuk itu, dia berharap agar Bagian Hukum, Bagian Sospen dan Dinas Pendidikan Kota Medan berkoordinasi, sehingga draft SK Perwal tentang Bantuan Kesejahteraan Guru Honorer TK,SD dan SMP non Sertifikasi segera dieksiminasi.

‘’Saya berharap SK Perwal itu hari ini juga dapat dieksaminasi. Sebab, datanya sudah lengkap dari Dinas Pendidikan. Selesai dieksaminasi, SK Perwal ini dapat diajukan kepada Sekda dan Plt Wali Kota untuk ditandatangani. Apalagi waktunya sudah sangat mendesak dan mendekati akhir tahun anggaran,’’ pungkasnya. (lamru)

Advertisement

Sumut

Kapolres Sergai Pantau Situasi Perayaan Malam Imlek

Published

on

Kapolres Serdang Bedagai (Sergai) AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum memantau situasi malam perayaan Imlek, Jumat (24/1). (Foto: art/Geosiar.com)

Geosiar.com, Sergai – Kapolres Serdang Bedagai (Sergai) AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum memantau situasi malam perayaan Imlek sekaligus silaturahmi dengan warga Tionghoa di wilayah hukum Polres Sergai, Jumat (24/01/2020) malam sekitar pukul 21.00 WIB. 

Dalam kegiatan ini, Kapolres didampingi Waka Polres Kompol Gunawan Heri Sudarto, S.Sos, M.H, Kabag Ops Kompol Sofyan, S.H, Kasat Intelkam AKP T. Manurung, Kasat Sabhara AKP Abdul Rahman, S.H, M.H, Kasat Lantas AKP Agung Basuni, S.H.S.I.K, Kasat Reskrim AKP Hendro Sutarno, Kasat Binmas AKP Syarifuddin, Kasubbag Humas IPDA Zulfan Ahmadi,S.H, dan Kasi Propam IPDA A.M Purba, S.Hi.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, beserta rombongan dalam acara ini mengawali silaturahmi ke kediaman Tokoh Masyarakat Tionghoa Budi, S.E di Jalan Industri, Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah. Dilanjutkan, berkunjung ke rumah Meriyanto/Asom yang merupakan anggota DPRD Sergai di Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin.

Dalam kunjungannya, Kapolres AKBP Robin Simatupang mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Imlek Tahun 2020 serta memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat Tionghoa. Kemudian Kapolres Sergai beserta rombongan melanjutkan kunjunggannya ke Vihara Dwi Kwan In Pantai Cermin.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengajak masyarakat Tionghoa bersama menjaga Kamtibmas yang aman dan kondusif. Selanjutnya Kapolres Sergai beserta rombongan mengakhiri kunjungan ke Vihara Shien Tie Tie Rampah, yang juga mengingatkan soal Kamtibmas kepada masyarakat.

Kapolres juga mengatakan jika terdapat gangguan dalam melaksanakan ibadah agar berkoordinasi dengan pihak keamanan. Kemudian, Kapolres berkeliling untuk melihat situasi bangunan Vihara Shien Tie Tie. (art)

Continue Reading

Sumut

Plt Dirut PD Pasar, Nasib Pimpin Kegiatan Gotroy di Beberapa Cabang Pasar

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pasca diterbitkannya SK Nasib selaku Plt Dirut PD Pasar Medan menggantikan Rusdi Sinuraya sejak 16 Pebruari lalu. Nasib sudah menjalankan amanah itu dengan baik.

Kepada wartawan, Jumat (24/1/2020) Plt Dirut PD Pasar, Nasib mengaku sudah memimpin kegiatan gotong royong (Gotroy) di 3 Cabang Pasar di kota Medan. Seperti gotroy di Pasar Marelan, Cabang 2 Pasar Kp Lalang, Cabang I Pasar Titi Kuning.

“Gotong royong kita lakukan guna pembenahan pasar lebih baik. Pedagang dapat menggelar dagangannya dengan baik dan pembeli pun nyaman,” tukas Nasib.

Dijelaskannya, kendati belum berkantor di ruang direksi lantai III PD Pasar Petisah sejak dihunjuk sebagai Plt, Nasib mengaku sudah melakukan rapat di kantor Walikota Medan dan beberapa kantor cabang.

“Konsolidasi sudah kita lakukan kepada seluruh jajaran karyawan di PD Pasar. Mulai dari tukang parkir hingga karyawan jajaran direksi dan kabag sudah kita lakukan konsolidasi. Tidak ada masalah,” sebut Nasib.

Ketika disinggung kebijakan terkait masalah keuangan sejak diangkat sebagai Plt Dirut PD Pasar. Nasib mengaku, Senin depan (27/1/2020) akan melakukan pertemuan dengan pihak Bank. “Seluruh proses penertiban administrasi akan kita benahi satu persatu,” terang Nasib yang saat ini masih Kabag Perekonomian Pemko Medan itu.

Sementara itu Kepala Cabang 1 PD Pasar Kota Medan, SYAFRIZAl LUBIS kepada wartawan menyampaikan, Plt Dirut PD Pasar Nasib telah memimpin mereka menggelar gotroy. Dalam kegiatan gotroy diseluruh pasar untuk menjadikan pasar indah dan tertata sehingga konsumen dapat nyaman.

“Sebagaimana harapan Plt Dirut PD Pasar Pak Nasib menekan seluruh masing masing struktural di pasar tradisional mempunyai tanggungjawab,” ujar Syafrizal.

Diketahui proses pemecatan Rusdi Sinuraya selaku Dirut PD Pasar Medan yang digantikan Nasib sebagai Plt Dirut PD Pasar terjadi ricuh ditubuh perusahaan milik Pemko Medan itu. Rusdi Sinuraya menolak pemecatan terhadap Dirinya dan saat ini melakukan upaya hukum dan mengadukan SK pemberhentiannya ke PTUN.

Hingga Jumat (24/1/2020), Rusdi masih bertahan menduduki kantor Dirut di lt 3 Pasar Petisah. Sementara Rusdi sudah menerima SK pemecatan pada Senin lalu (20/1/2020). (lamru)

Continue Reading

Sumut

Bicara Soal Hog Cholera, Gubsu Edy: Saya Tak Mampu Musnahkan Babi

Published

on

Gubsu Edy Rahmayadi ketika menghadiri Syukuran Awal Tahun Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) di Gedung Chapel PGI Sumut, Jalan Willem Iskandar, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (24/1/2020)

Geosiar.com, Deli Serdang – Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi membahas terkait polemik pemusnahan babi akibat hog cholera. Gubsu mengatakan pro-kontra mengenai rencana pemusnahan babi sempat mendapat perhatian dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Hal tersebut disampaikan Edy Rahmayadi ketika menghadiri Syukuran Awal Tahun Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) di Gedung Chapel PGI Sumut, Jalan Willem Iskandar, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (24/1/2020).

“Di akhir-akhir ini saya diributkan dengan seekor binatang makhluk Tuhan yang bernama ‘babi’,” ungkap Edy di awal sambutannya.

Edy menekankan bahwa dirinya tidak berniat memusnahkan babi meskipun wabah hog cholera terus menyebar. Ia juga menangkis tuduhan yang mengatakan pemusnahan babi dilakukan karena persoalan agama.

“Saya tak mampu memusnahkan ini. Di Sumut ada 2 juta jumlah babi. Kalau 3 juta aja dijual harga itu babi, berarti Rp 6 triliun. Apa nggak habis saya dikeroyok rakyat, uang Rp 6 triliun untuk seperti itu,” tutur Edy.

“Omong kosong kalau ada orang yang bilang karena saya Islam sehingga babi itu semua itu akan saya musnahkan,” tandasnya.

Terkait pemusnahan babi, Edy menjadi perhatian Presiden Jokowi. Edy mengaku sempat ditanya oleh Presiden Jokowi soal penyelesaian persoalan babi di Sumut.

“Tolong ini diluruskan semua, karena jadi polemik seluruh Indonesia. Pak Jokowi nanya sama saya, kan saya jawabnya susah hanya gara-gara babi,” tutur Jokowi.

Pemprov Sumut sebelumnya menegaskan tidak akan memusnahkan ternak babi walaupun ada peristiwa kematian babi akibat hog cholera. Diketahui, hingga saat ini sudah ada 39 ribu ekor babi mati karena hog cholera.

“Saya jelaskan tidak ada pemusnahan babi. Karena itu tidak boleh sesuai PP 95 tahun 2015 tentang Kesejahteraan Hewan,” jelas Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, Azhar Harahap, kepada wartawan, Jumat (17/1/2020) lalu.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com