Connect with us

Sumut

Kehadiran Bobby Nasution Disebut Bikin Cawalkot Lain Putus Asa

Published

on

Bobby Nasution menyerahkan berkas pendaftaran di kantor DPD PDIP Sumatera Utara, Selasa (3/12/2019). (Foto: Budi Warsito/detikcom)

Geosiar.com, Medan – Kehadiran Bobby Nasution di Pemilihan Kepala Daerah Medan 2020 disebut membuat bakal calon wali kota lain putus asa. Hal itu disampaikan oleh seorang pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU), Fernanda Putra Adela.

“Kehadiran Bobby Nasution membuat bakal cawalkot lain ‘putus asa’ untuk terus maju ke bursa calon wali kota,” tutur Fernanda Putra Adela dikutip dari detik.com, Kamis (5/12/2019).

Menurutnya, menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini memiliki daya tarik tersendiri untuk dipinang partai politik (parpol) selain PDIP. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan dirinya memprediksi Pilwalkot Medan 2020 sepi peminat.

“Bobby memiliki magnet untuk dipinang oleh partai politik selain PDI Perjuangan, walaupun PDI Perjuangan tanpa koalisi pun sudah bisa mencalonkan Bobby,” jelasnya.

Oleh karena itu, dia juga memprediksi Pilwalkot Medan 2020 kemungkinan besar hanya akan diikuti oleh 2 pasangan calon, yang berasal dari koalisi parpol yang masing-masing dipimpin oleh PDIP dan Gerindra.

“Apabila terbentuk koalisi PDI Perjuangan dan Gerindra sebagai parpol utama yang mengusung kandidat, maka kemungkinan besar partai-partai lain akan ikut di dalam barisan koalisi dan kemungkinan besar, Pilkada Medan akan diikuti paling banyak 2 pasangan calon,” lanjutnya.

Atau kemungkinan penantang Bobby nantinya merupakan calon perseorangan alias jalur independen. Fernanda mengatakan hal itu bisa terjadi bila semua partai berbondong-bondong mengusung Bobby.