Connect with us

Sumut

Polisi Temukan Cutter di TKP Wanita yang Tewas dalam Kos

Published

on

Tim Inafis Polrestabes Medan mengevakuasi jenazah AH (25) ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, Rabu (4/12/2019). (Foto: ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Geosiar.com, Medan – Polisi menduga kuat bahwa wanita berinisial AH (25) yang ditemukan tewas di dalam kosnya, Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Rabu (4/12/2019), dibunuh dengan menggunakan pisau cutter.

“Diduga kuat korban dibunuh dengan pisau cutter yang ditemukan di TKP,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto saat di lokasi, Rabu (4/12/2019) siang.

Temuan pisau cutter tersebut menguatkan dugaan bahwa AH merupakan korban pembunuhan, sebab ditandai dengan adanya luka sayatan di bagian leher kanan korban. Selain itu, terdapat juga bekas luka benturan di kening bagian atas, pipi, tangan dan kaki.

Kini, tim Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru masih mencari barang bukti lainnya, termasuk mempelajari CCTV di sekitar lokasi perkara. Polisi memastikan bakal memburu pelaku.

“Kita juga mencari beberapa alat bukti, CCTV juga sudah termonitor. Pelaku keluar dan masuk lewat pintu belakang. Dia sempat mencuci dulu cutter yang digunakan, siap itu membuka kaosnya dan langsung lari,” jelas Eko.

Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.

Sumut

Akhyar Nasution Ajak Warga Proaktif Dukung Pelaksanaan Sensus 2020

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi  mendukung penuh pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) 2020 yang akan berlangsung mulai 15 Februari sampai 31 Maret mendatang. Untuk itu seluruh warga Kota Medan diajak ikut serta proaktif mendukung pelaksanaan sensus tersebut.

Pelaksanaan SP 2020 akan dilakukan dengan dua cara yakni online dan manual. Online dimulai 15 Februari sampai 31 Maret, sedangkan manual dilaksanakan mulai 1 sampai 31 Juli.  Dikatakan Akhyar, dukungan harus diberikan karena sensus penduduk bertujuan menghasilkan data dasar kependudukan untuk keperluan perencanaan pembangunan dan sistem perstatistikan nasional.

Dengan sensus penduduk yang dilakukan, jelas Akhyar, akan diperoleh data kependudukan yang valid, mulai jumlah penduduk bedasar jenis kelamin, usia produktif, persebaran penduduk, kepadatan penduduk, komposisi pendudukl serta masalah urbanisasi. Oleh karenanya, ungkapnya,  data kependudukan yang dihasilkan akan dijadikan dasar dalam menentukan arah kebijakan ke depan.

“Jadi, mari kita bantu BPS untuk mencatat Kota Medan dengan memberikan data yang selengkap-lengkapnya, sehingga pelaksanaan SP 2020 berjalan sukses dan lancar,” kata Akhyar ketika menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statisik (BPS) Kota Medan Drs Enny Nuriani Nasution di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Kamis (23/1).

Didampingi Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan Zulkarnain, Kadis Komunikasi dan Informatika Zain Nouval, Kabag Tata Pemerintahan Ridho Nasution dan Regen dari Bappeda, Akhyar mengatakan, sebagai bentuk dukungan, Pemko Medan akan akan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, termasuk camat dan lurah sehingga pelaksanaan SP 2020 berjalan sukses dan lancar sehingga menghasilkan data kependudukan yang valid.

Kepala BPS Kota Medan Drs Enny Nuriani Nasution menjelaskan, tujuan dilaksanakannya SP 2020 untuk mendata jumlah penduduk. Kemudian mengetahui kompoisis  penduduk, distribusi penduduk serta mengetahui karakteristik penduduk yang ada di Kota Medan. Di tahun 2020, pelaksanaan sensus penduduk dilakukan dengan sistem online yang pertama kalinya dilakukans ecara nasional.

Dengan sistem online ini bilang Enny,masyarakat dapat mengisi  data kependudukannya secara mandiri melalui gadget masing-masing, laptop maupun komputer dengan mengunjungi linksensus.bps.go.id. “Direncanakan, launching SP 2020 secara online  pada 15 Februari, sedangkan pencanangannya dilakukan langsung Plt Wali Kota  pada upaca 17 Februari  di kantor Wali Kota Medan,” jelas Enny.

Usia SP 2020 secara online dilakukan, imbuh Enny, BPS juga  akan mendatangi warga door to door guna mendata penduduk yang belum terdaftar secara online. Menurut Enny, sensus secara manual akan dilakukan mulai 1 sampai 31 Juli. Guna mendukung kelancaran pelaksanaan SP 2020, Enny pun minta dukungan penuh Plt Wali Kota.

“Untuk itulah dalam pertemuan dengan bapak Plt Wali kKota, kita sangat berharap agar beliau dapat mengeluarkan surat kepada camat, lurah dan kepala lingkungan agar mengimbau masyarakat untuk dapat proaktif mengikuti SP 2020 dengan  memberikan data kependudukan yang benar,” harap Enny. (lamru)

Continue Reading

Sumut

Terbengkalai, Kadis Perindaksar Bingung Gedung Dekranas Aset Sergai atau Deliserdang?

Published

on

Kondisi Gedung Dekranas yang atapnya sudah tampak bolong-bolong. [Foto: art/Geosiar.com]

Geosiar.com, Sergai – Gedung Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) merupakan bangunan tua, sudah berdiri bahkan sebelum Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dimekarkan dari Kabupaten Deli Serdang. Namun, sangat disayangkan bangunan tersebut kurang mendapat perhatian bahkan bisa dikatakan terbengkalai karena sudah berpuluh tahun tak dirawat.

Berdasarkan pantauan Geosiar.com di lokasi, Kamis (23/1/2020), tampak bangunan yang sudah cukup tua itu masih kokoh berdiri dan masih digunakan untuk berkumpul para pengerajin yang ada di Sergai. Tapi, bangunan tersebut tampaknya tidak terawat dan kurang diperhatiakan oleh Pemkab Sergai. Padahal, bangunan tersebut mempunyai nilai estetiknya sendiri bila dilihat dari strukturnya yang mirip bangunan adat melayu.

Terkait hal ini, wartawan mencoba menanyakan alasan mengapa bangunan itu tidak dirawat kepada Kepala Dinas Perdagangan Pasar (Perindaksar) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Ir Karno Siregar. Namun, Kadis justru memberi jawaban yang cukup mengherankan.

“Sebelum Sergai ada, bangunan tersebut sudah ada. Itu Gedung Dekranas memang masih dalam kawasan Perindaksar, namun saya belum melihat apakah bangunan tersebut masuk dalam anggaran kita,” ujar Kadis Ir Karno Siregar kepada Geosiar.com, Kamis (23/1/2020).

Kondisi atap Gedung Dekranas yang sudah bolong-bolong. [Foto: art/Geosiar.com]

Sebenarnya sah-sah saja jika Ir Karno Siregar belum mengetahui persis persoalan bangunan itu. Sebab, ia baru 2 minggu menjabat sebagai Kadis. Namun, ia memastikan bakal menelusuri terkait pengelolaan dan perawatan bangunan tersebut.

“Saya baru 2 minggu menjadi Kadis jadi belum tau persis permasalahan di Perindagsar. Tapi, terkait permasalahan Gedung Dekranas nanti kita cari tahu pengelolaan dan perawatannya di bagian mana apakah itu termasuk aset Sergai atau Deli Serdang,” imbuhnya.

Di sisi lain, awak media juga sempat mempertanyakan pajak Kampung Pon yang dibangun dengan anggaran APBD tahun 2019 dengan menelan biaya Rp 1,6 M. Terkait hal ini, Kadis mengatakan benar bahwa proyek tersebut sudah selesai dibangun.

“Kios yang tersedia ada 20 unit dan kami sedang membicarakan kepada pedagang yang ada di luar agar mau berdagang di kios yang baru agar terlihat rapih,” jelasnya. (art)

Continue Reading

Sumut

Pemkab Sergai Sosialisasikan Program Penghapusan Sanksi Administrasi PBB 2020

Published

on

Pemkab Sergai Sosialisasikan Program Penghapusan Sanksi Administrasi PBB 2020

Geosiar. com, Sergai  – Pemkab Serdang Bedagai (Sergai) berkomitmen untuk meningkatkan rasio Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap pendapatan daerah secara keseluruhan dengan persentase di atas 10% pada tahun 2021. Hal tersebut  sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Sergai yang telah dicanangkan dan dituangkan dalam 21 Peraihan yang harus dicapai.

Tahun 2019 Pemkab Sergai memperoleh PAD sebesar Rp 143.372.987.171 atau sebesar 106,79%, hal ini sudah melampaui target rasio yang ditetapkan dalam RPJMD sebesar 8,8%. Salah satu sumber PAD terbesar berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

“Pendapatan ini tentu menjadi tulang punggung dalam rangka menunjang penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan,” kata Bupati Ir H Soekirman yang didampingi Wabup H Darma Wijaya dalam sambutannya saat membuka Sosialisasi Program Penghapusan Sanksi Administratif PBB tahun 2020, di Balai Karyawan Desa Sei Bamban Estate Kecamatan Sei Bamban, Sergai, Kamis (23/01/2020).

Program penghapusan sanksi administratif ini dilakukan dalam rangka meningkatkan serapan dari para wajib pajak. Program ini memberikan kesempatan kepada wajib pajak yang masih memiliki tunggakan PBB-P2 tahun 2019 dan tahun-tahun sebelumnya, untuk dapat melunasi kewajibannya tanpa dikenakan sanksi bunga atas keterlambatan pembayaran, dengan kata lain wajib pajak cukup melunasi pokok ketetapan pajak yang terutang saja.

Selanjutnya Bupati mengatakan, selain berfungsi untuk mencapai target PBB-P2 tahun 2020 sebesar 20 miliar rupiah, program ini juga bakal sangat berguna untuk meminimalisir dan mengurangi beban piutang PBB-P2.

“Perlu diketahui bahwa pada saat pendaerahan PBB-P2 pada tahun 2013, Pemkab Sergai turut diberikan beban piutang PBB-P2 ‘warisan’ dari KPP-Pratama. Piutang ini terus bertambah seiring waktu imbas dari masih adanya Wajib Pajak yang setiap tahunnya tidak melunasi kewajiban,” ungkap dia.

Pemkab Sergai melalui Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) terus berusaha meminimalisir dan mengurangi beban piutang PBB-P2, antara lain dengan melakukan verifikasi ulang terhadap objek pajak yang ada di wilayah Kabupaten Sergai, serta dengan memberikan kemudahan wajib pajak agar mau melunasi kewajibannya. Antara lain melalui program penghapusan sanksi administratif sebagaimana yang saat ini tengah kita laksanakan.

“Maka dari itu diharapkan kepada wajib pajak untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya karena program penghapusan sanksi administrasi ini diselenggarakan dalam waktu yang terbatas,” kata Bupati mengakhiri.

Turut hadir dalam acara sosialisasi ini Bupati Sergai Ir H Soekirman, Wakil Bupati Sergai H Darma Wijaya, Kadis Kominfo Drs. H. Akmal AP, M.Si, Camat Sei Bamban Juniar Gultom S.H, Muspika Kecamatan Sei Bamban, Kades se- Sei Bamban, tokoh agama dan masyarakat. (art)

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com