Connect with us

Daerah

Hinca Pandjaitan Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Dorong Kearifan Lokal Rehab Pecandu Narkoba

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat-Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (MPR-DPR RI ) DR Hinca IP Pandjaitan XIII SH MH ACCS mensinyalir Desa sudah menjadi pintu masuk para bandar narkoba untuk melancarkan aksinya. Pemuda-pemuda di Desa dianggap sasaran pasar baru konsumen barang haram tersebut.

Terkait hal itu, diperlukan langkah preventif dan juga represif untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Di lain sisi para korban yang sudah terlanjur terpapar bahaya laten narkoba memerlukan bantuan untuk sembuh. Diperlukan suatu terobosan dalam menangani korban pecandu yang sangat membutuhkan rehabilitasi

Pernyataan tersebut dilontarkan DR Hinca IP Pandjaitan XIII SH MH ACCS saat menggelar sosialisasi 4 pilar yakni pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di Desa Panggulu Sidamanik Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (28/11/2019) lalu. Acara sosialisasi dihadiri tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan ratusan warga.
Hinca Pandjaitan memaparkan bahwa penanganan terhadap korban pecandu masih belum maksimal.

“Dalam Rapat Dengar Pendapat bersama BNN di Komisi III DPR saya menyampaikan bahwa rehabilitasi narkoba terhadap korban penyalahguna narkoba masih belum maksimal bahkan jauh dari target,” bebernya saat itu.

Untuk itu dibutuhkan kerjasama yang optimal dari semua pihak terkait (Kemensos, Kemenkes serta BNN dalam menemukan formulasi yang tepat terhdap rehabilitasi korban penyalahguna narkoba. “Selain itu kita juga perlu terobosan dan alternatif dari kearifan lokal leluhur kita dalam rangka membantu rehabilitasi para korban pecandu narkoba,” saran Hinca IP Pandjaitan yang juga menjabat Sekjen DPP Partai Demokrat tersebut.

Hinca Pandjaitan telah menggali dari 18 kesaksian yang perlu diupayakan, yakni sembuhnya kecanduan terhadap narkoba dikarenakan mengkonsumsi Tuak (murni tanpa oplosan) dengan konsumsi secukupnya.

Kandungan dalam Tuak Takkasan yang murni dipercaya dapat menghilangkan kecanduan korban terpapar narkoba. “Leluhur kita Bangsa Batak ternyata telah lama mempersiapkan obat bagi para penerusnya kelak, saya bahkan mendorong BNN untuk melakukan penelitian terhadap kesaksian 18 teman saya” tutup Hinca.

Diakhir sosialisasi, Hinca Pandjaitan menekankan kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap menghormati serta melestarikan kearifan lokal di setiap daerah. Karena melalui pengamalan 4 pilar diatas akan melahirkan rasa cinta terhadap tanah air dan juga kebudayaan leluhur kita. (rel/lm)

Advertisement