Connect with us

Dunia

AL India Usir Kapal Peneliti China di ZEE

Published

on

(militermeter.com)

Geosiar.com, New Delhi – Angkatan Laut (AL) India dikabarkan mengusir sebuah kapal penelitian hidrogafi milik China di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) India pada September lalu. Hal tersebut diungkapkan komandan Angkatan Laut (AL) India.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di dekat Kepulauan Andaman dan Nikobar, wilayah India yang terletak di Teluk Bengal sekitar 300 km barat daya Myanmar. Shiyan 1, kapal penelitian dan survei yang dioperasikan oleh Lembaga Kelautan Laut China Selatan, terlalu dekat dengan kota utama wilayah itu, Port Blair. Sebuah kapal perang Angkatan Laut India kemudian dikirim untuk memantau kapal China tersebut dan mengawalnya begitu kapal itu masuk tanpa izin.

Laksamana Karambir Singh tidak mengkonfirmasi secara rinci soal insiden itu, namun ia, “pendirian kami adalah jika Anda harus bekerja di Zona Ekonomi Eksklusif kami, maka Anda harus meminta izin kami,” katanya seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (4/12/2019).

Ia juga mengkonfirmasi jika kapal pelitian China Shiyan 1 diminta untuk pergi. Pihak China sendiri tidak mengomentari laporan tersebut.

Shiyan 1 dibangun di Guangzhou pada tahun 2009 dan memiliki lambung seperti kapal catamaran yang tidak biasa. Panjangnya 60 meter, lebar 26 meter, dan bobot mati hampir 700 ton. Kapal ini dilaporkan mampu bertahan selama 40 hari dan dapat melakukan perjalanan hingga 8.000 mil laut per perjalanan.

Secara teknis itu merupakan kapal sipil, namun instrumennya bisa digunakan untuk mengumpulkan data yang berguna bagi militer China, termasuk peta dasar laut dan tanda tangan akustik kapal selam.

Dunia

Tak Sanggup Bayar Biaya Berobat, Suami di India Bunuh Istri

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, India – Seorang suami bernama Tukaram Shergaonkar (46) di North Goa, India mengubur hidup-hidup istrinya lantaran sang istri sakit parah. Kini Tukaram sudah ditahan kepolisian.

Kepolisian Panaji di negara bagian Goa, pada Jumat (6/12/2019), mengatakan istri pelaku dikubur di sebuah Kawasan konstruksi di sebuah kanal irigasi.

Dilansir dari ndtv.com, pelaku ditahan pada Kamis (5/12/2019) atas tuduh mengubur istrinya, Tanvi, 44 tahun, dalam kondisi masih hidup di kawasan proyek irigasi Tillari yang berlokasi di desa Narvem.

Tindak penguburan itu dilakukan pada Rabu (4/12/2019). Shergaonkar yang melihat kehadiran para pekerja proyek, sempat melarang mereka bekerja. Tubuh Tanvi lalu ditemukan oleh para pekerja.

Polisi melaporkan, Shergaonkar membunuh istrinya lantaran dirinya tidak sanggup membayar biaya pengobatan istrinya. Pelaku sehari-hari bekerja sebagai pekerja serabutan. Tidak dijelaskan sakit apa yang diderita istri pelaku.

Kepolisian sudah mendatarkan secara hukum kasus ini di bawah undang-undang India pasal 302 tentangan pembunuhan dan pasal 201 terkait tindakan penghilangan barang bukti tindak pelanggaran hukum.

Continue Reading

Dunia

Alami Krisis Pangan, PBB Siapkan Bantuan Makanan untuk Warga Zimbabwe

Published

on

Gagal panen menyebabkan banyak rakyat Zimbabwe mengalami kesulitan pangan (Getty Images)

Geosiar.com, Harare – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyediakan bantuan makanan yang akan diberikan kepada 4,1 juta warga Zimbabwe atau seperempat populasi negara itu. Diketahui, kini Zimbabwe tengah mengalami krisis pangan karena inflasi dan kekeringan berkepanjangan terkait iklim.

Zimbabwe sempat menjadi lumbung pangan di Afrika selatan. Akan tetapi kini merasakan kemerosotan ekonomi terburuk dalam satu dekade. Situasi sulit itu ditandai dengan inflasi yang melambung tinggi dan kekurangan makanan, bahan bakar minyak (BBM), obat-obatan dan listrik.

“Kami sangat khawatir karena situasi terus memburuk,” kata Eddie Rowe, country director Program Pangan Dunia (WFP).

“Kami yakin jika kami tidak melakukannya dan membantu orang-orang itu maka situasi akan meledak menjadi krisis besar,” tambahnya.

Sebanyak 240.000 ton bantuan makanan dipersiapkan di pasar internasional, mewakili dua kali lipat program WFP saat ini di Zimbabwe.

WFP bertujuan membeli suplai dari Tanzania dalam bentuk biji jagung serta dari Meksiko dan biji pulse dari Kenya serta wilayah Laut Hitam.

Zimbabwe hanya memiliki satu tahun curah hujan normal dalam lima tahun terakhir.

“Pasar-pasar tidak berfungsi. Ada keluarga yang tidur kelaparan tanpa makan sehari penuh,” jelas Rowe.

Continue Reading

Dunia

Jadi Bahan Gosip, Trump Sebut PM Kanada Bermuka Dua

Published

on

Trump Sebut PM Kanada Bermuka Dua (Reuters)

Geosiar.com, – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (4/12/2019) menyebut Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau bermuka dua. Hal tersebut dikatakan setelah Trudeau tertangkap kamera diduga sedang mengolok-olok kehadiran Trump di pertemuan tinggi NATO di Inggris.

Perdana Menteri Trudeau tampak terekam tengah berada di acara resepsi KTT NATO di Istana Buckingham, Inggris pada Selasa sore (3/12/2019). Dia menggambarkan dalam sebuah acara konferensi pers, para pejabat tinggi Amerika Serikat cukup kaget dengan kinerja Trump.

Pembicaraan antara Trudeau, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte dan Anne putri Ratu Elizabeth II, terekam.

“Apakah karena itu Anda terlambat?,” kata PM Johnson bertanya kepada Presiden Macron.

“Acara konferensi pers itu berlangsung selama 40 menit. Ya, Saya melihat timnya (Trump) terkejut,” jawab Trudeau.

Merespon ucapan Trudeau itu, Trump langsung menyebutnya bermuka dua. Ia menduga Trudeau kecewa lantaran Trump sempat menantang Trudeau, akan tetapi ia gagal memenuhi target Trump menghabiskan 2 persen dari output nasional untuk pengeluaran sektor pertahanan.

“Dia bermuka dua. Saya dulu melihat dia sebagai orang yang baik, namun kenyataannya saya pernah menyerukan padanya fakta dia tidak membayar 2 persen pajak dan saya bisa melihat dia tidak suka,” tutur Trump.

Trudeau tidak mau perang kata-kata dengan Trump. Pada konferensi pers terakhir KTT NATO, Trudeau mengatakan dia dan Trump menjalani pertemuan NATO dengan baik.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com