Connect with us

Sumut

Ratusan Kepsek SMK se-Sumut Ikuti Rakor Lembaga Pendidikan

Published

on

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumut Dr Kaiman Turnip, memukul gong pembukaan rapat koordinasi sinkronisasi dan sinergi lembaga pendidikan SMK se-Sumut, disaksikan Kepala PPPPTK BBL Medan, Drs Rasoki Lubis, M.Pd dan lainnya di Hotel Polonia Medan. (Foto: dok. Geosiar.com)

Geosiar.com, Medan – Ratusan Kepala Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) se-Sumut mengikuti rapat koordinasi (rakor) sinkronisasi dan sinergi lembaga pendidikan SMK di Hotel Polonia Medan. Rakor ini digelar selama tiga hari yakni 2-4 Desember 2019. 

Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Bidang Bangunan dan Listrik (PPPPTK BBL) Medan, Drs Rasoki Lubis, M.Pd mengatakan rakor tersebut bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan sinergi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan dunia usaha/industri dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di SMK. Kemudian, untuk menemukan permasalahan yang ada dalam daya serap industri terhadap lulusan SMK serta lainnya.

“Acara tersebut digelar sebagai upaya mempersiapkan SMK lebih baik ke depannya. Serta mendorong SMK yang ada di Sumut, untuk bisa lebih akrab dengan dunia usaha dan industri,” ujar Rasoki Lubis sebelum pembukaan acara rakor.

Selain itu, dia berharap agar Kepsek SMK juga dapat menciptakan inovasi terkait dengan teknologi rekayasa di sekolahnya masing-masing. Sebagai lembaga pendidikan, lanjutnya, SMK tidak bisa berdiam diri di tengah perubahan-perubahan saat ini.

“Kita harus mempersiapkan diri dengan segala perubahan yang ada. Kita harus bisa ikut dalam perubahan itu. Untuk itulah PPPPTK BBL Medan, diakhir tahun ini berupaya keras untuk melaksanakan acara ini. Dengan berkoordinasi dengan Disdik Pemprov Sumut. Dan kita semua harus berupaya meningkatkan mutu SMK,” paparnya. 

Tak lupa, Rasoki juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak-pihak industri yang telah menyempatkan diri untuk menghadiri acara tersebut guna memajukan SMK di Sumut.  

“Hal ini perlu kita lakukan mengingat perubahan-perubahan cepat yang terjadi saat ini dan ke depan. SMK harus lebih siap terhadap perubahan-perubahan tersebut dan kita tahu persis posisi SMK begitu dibutuhkan di negara kita ini. Nantinya kita harapkan ada satu Dirjen yang mengurusi SMK,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi yang diwakili oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumut, Dr. Kaiman Turnip, M.Si menyampaikan, acara tersebut sangat penting mengingat dunia industri di Indonesia bergerak begitu cepat mengikuti revolusi industri 4.0. Dengan revolusi industri 4.0 ini tidak ada lagi batasan kerja sama.

“Kita tidak boleh lagi melihat persaingan ke dalam, tapi kita harus lebih fokus melihat persaingan ke depan yang lebih global,” katanya.

Oleh karena itu, Pemprov Sumut sangat menggantungkan harapan kepada para guru dan Kepala SMK agar dapat memberikan terobosan baru kepada pelajar SMK di Sumut sehingga Sumut bisa menjadi tolak ukur atau contoh dalam memajukan pendidikan SMK di Indonesia. 

“Mari kita bersama membangun Sumut lebih baik ke depan,” katanya mengakhiri. (X1)