Connect with us

Sumut

Kantor Wali Kota Medan Bakal Pindah, Gubsu Edy: Setuju?

Published

on

Kantor Wali Kota Medan direncanakan segera pindah dari Jalan Kapten Maulana Lubis ke Asrama Haji.

Geosiar.com, Medan – Kantor Wali Kota Medan diwacanakan bakal segera pindah dari Jalan Kapten Maulana Lubis ke Asrama Haji, Jalan AH Nasution, Medan. Hal itu disampaikan oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi.

Menurut Edy, Kantor Wali Kota Medan saat ini belum layak menjadi representatif Kota Medan. Hal ini disebabkan kantor itu sempit dan juga berada di pinggir sungai.

“Kalau didorong sedikit saja itu udah ambruk ke sungai,” kata Edy di sela pemaparan master plan Sport Center oleh konsultan perencana, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatra Utara, Selasa (3/12/2019).

Lebih lanjut, Edy menolak anggapan yang menyatakan bahwa pemindahan itu dilakukan karena akal-akalan agar menguntungkan pihak tertentu, termasuk dirinya.

“Eh ini bukan karena kebetulan di daerah sana rumah saya, tapi memang karena itu (Asrama Haji) yang bisa dan strategis. Jangan pula kau bilang eh karena dekat rumah gubernur,” ucap Edy berseloro.

Tak lupa, Edy pun bertanya kepada peserta apakah setuju dengan rencana pemindahan tersebut. “Setuju kalian itu (kantor wali kota) pindah?,” tanya Edy kepada peserta pemaparan antara lain para Kepala OPD Pemprov Sumut itu.

“Setuju,” jawab peserta kompak.

Kendati demikian, Edy belum menyebutkan secara gamblang kapan proses pemindahan kantor Wali Kota Medan itu dilaksanakan. Rencananya, Gedung Asrama Haji akan dipindahkan ke kawasan Bandara Kuala Namu, persis dekat rencana pembangunan Sport Center dan Rumah Sakit Haji.

Jika merujuk pada rencana pembangunan Asrama Haji yang dimulai tahun 2020, maka diprediksi Kantor Wali Kota akan pindah 4 atau 5 tahun setelah pembangunan tersebut dirampungkan.