Connect with us

Olahraga

Dibiayai APBD, Panitia Kejurda Karate Tebing Tinggi Kutip Biaya Pendaftaran

Published

on

FORKI Medan kembali keluar sebagai juara umum Karate Tebing Tinggi VI tahun 2019

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Seluruh atlet karate yang ikut bertanding pada kejuaraan karate di Kota Tebing Tinggi tetap dikutip biaya pendaftaran, padahal sudah dibiayai melalui anggaran APBD Kota tersebut setiap tahunnya.

Dari 912 Atlet Karate yang ikut bertanding di sejumlah Daerah dan Provinsi itu meraup biaya cukup Wah, yakni senilai ratusan juta rupiah. Biaya  pendaftaran para  Atlet Karate Rp 100 ribu/atlet sementara biaya per grup Rp 400 ribu rupiah.

Kepala Dinas Disporabudpar Kota Tebing Tinggi, Drs. Jumpa Ukur Sembiring ketika dikonfirmasi, Senin (2/12/2019) diruang kerjanya mengakui adanya kutipan itu.

Menurut Jumpa, dana yang ditampung untuk Kejurda Karate 2019 senilai Rp 600 juta rupiah sedangkan biaya itu tidak cukup membayar biaya pesawat juri dari Jakarta sebanyak 20 orang.

“Tentang apakah itu dibenarkan Peraturan dan diketahui Walikota Tebing Tinggi, Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan MM adanya biaya pendaftaran para Atlet, jumpa diam dan tidak berkomentar lagi,” katanya.

Berdasarkan catatan, dalam 6 tahun di gelarnya Kejuaraan Karate Piala  Wali Kota, setiap tahunnya memang dikutip biaya pendaftaran bagi Atlet yang ikut bertanding dan diakui tidak masuk kedalam kas daerah.

Sekadar diketahui, FORKI Medan kembali keluar sebagai juara umum Karate Tebing Tinggi  VI tahun 2019 dengan meraih  12 emas, 8 perak 12 perunggu yang berlangsung di GOR Asber Nasution Tebing Tinggi 21-23 November lalu.

Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan saat menutup kejuaraan tersebut mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada PB FORKIi atas dukungan yang diberikan atas penyelenggaraan kejuaraan ini.

Umar Zunaidi Hasibuan yang juga Ketua Inkanas Sumut, menyatakan Kota Tebing Tinggi siap untuk dijadikan tempat pembinaan karate-karate nasional dan Sumatera Utara.