Connect with us

Sumut

Polisi Belawan Ringkus Komplotan Begal Modus Tuduh Korban Lakukan Penganiayaan

Published

on

Tiga orang komplotan begal di wilayah Belawan, Sumatera Utara dengan modus menghentikan kendaraa korban dan menuduh korban melakukan penganiayaan kepada adik mereka. [Foto: istimewa]

Geosiar.com, Medan – Tim Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengamankan tiga pelaku begal dengan modus menghentikan calon korbannya di jalan lalu menuduh telah menganiaya adik mereka.

“Ketiga tersangka ditangkap saat beraksi di Jalan Ileng Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan pada Kamis (28/11) sekitar pukul 16.00 WIB,” Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis saat dikonfirmasi, Senin (2/12/2019).

Ikhwan menjelaskan saat itu pelaku melihat korban mengendarai sepeda motor Honda Sonic, dalam keadaan sendirian. Ketiganya kemudian memepet korban hingga jatuh ke aspal. Kemudian, salah satu pelaku langsung menuduh korban telah memukul adiknya.

“Ketiga tersangka mengaku bersalah telah merencanakan perampokan kereta dengan cara memepet korban hingga jatuh. Ketiganya pura- pura menuduh korban telah memukul salah satu adeknya,” jelas Ikhwan.

Merasa tidak melakukan seperti yang dituduhkan, korban langsung meminta pertolongan kepada warga. Oleh warga sekitar, korban bersama tiga orang tersangka kemudian diamankan hingga petugas dari Polres Belawan tiba dilokasi.

Adapun ketiga pelaku adalah Alpa Bintara (25) warga Jalan Besar Bagan Deli, Lorong Proyek, Kecamatan Medan Belawan, Hamdan (33) warga Lorong ujung Tanjung Alwasliyah, Kecamatan Medan Belawan dan Ranu Nasution (26) warga Lorong Mesjid Bagan, Lingkungan 4, yang merupakan otak pelaku.