Connect with us

Sumut

Kepling di Medan Dituntut Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja

Published

on

Medan, Geosiar.com – Kepada seluruh kepala linglungan (kepling) di Medan dituntut lebih disiplin dan meningkatkan etos kerja. Seingga dapat melayani masyarakat dengan baik.

Harapan itu disampaikan Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nasution saat memberikan arahan kepada 2001 Kepling se Kota Medan dalam pembinaan Mental, Disiplin dan Etos Kerja di Asrama Haji Medan, Senin (2/12/2019).

Adapun tujuan dari kegiatan itu untuk menciptakan Kepling yang bermental baja, tangguh dan handal di lapangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta sebagai garda terdepan yang langsung bertemu dengan guna menginformasikan program-program Pemerintahan Kota Medan.

Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari ini dibuka Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi serta ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan 4 orang kepling serta pemberian tumbler (botol minum).

Pada kesempatan tersebut, Plt Wali Kota juga memberikan reward kepada Kepling yang lingkungannya berhasil mengumpulkan PBB diatas 100 persen. Lingkungan tersebut yakni  Lingkungan 8 Kelurahan Merdeka Kecamatan Medan Baru, Lingkungan 12 Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Barat, Kelurahan Bantan Kecamatan Medan tembung, Lingkungan 15 Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan, Lingkungan 4 Kelurahan Gaharu Kecamatan Medan Timur , Lingkungan 3 kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan.

Selanjutnya, Lingkungan 5 Kelurahan Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru, Lingkungan 4 Kelurahan Simpang Tanjung Kecamatan Medan Sunggal, Lingkungan 15 Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai, Lingkungan 2 Kelurahan Jati Kecamatan Medan Maimun, Lingkungan 15 Kelurahan Sei Sikambing Kecamatan Medan Sunggal, Lingkungan 4 Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan, Lingkungan 6 Kelurahan Sidorame Kecamatan Medan Perjuangan, dan Lingkungan 2 Kelurahan Harjosari Kecamatan Medan Amplas.

Dalam sambutannya, Akhyar mengatakan bahwa betapa pentingnya para Kepling mengikuti kegiatan ini. Sebab, seluruh Kepling haruslah memiliki pandangan yang sama dalam melayani masyarakat serta pengambilan keputusan yang haus memiliki garis lurus kedepan. “Kegiatan ini sangat perlu dilakukan, karena seluruh aparatur Pemko Medan harus memiliki satu pandangan yang sama dari mulai membuat keputusan, membuat kebijakan sampai ketingkat pelaksanaannya harus berada didalam satu garis pandangan dan tindakan yang sama,” kata Akhyar.

Kemudian, Akhyar menjelaskan, Mental, Disiplin dan Etos Kerja merupakan 3 kata yang perlu mendapat perhatian khusus bagi aparatur Pemerintahan Kota Medan dan harus dibangun dengan tertib dan disiplin. Sebelum menertibkan masyarakat, sebagai aparatur pemerintahan haruslah menjadi contoh terlebih dahulu.

“Banyak hal yang harus dikerjakan di bawah untuk kebaikan Kota Medan Rumah Kita ini. sampai saat ini saya melihat langsung sudah banyak perbaikan yang kita lakukan. Aktifitas di lingkungan masing-masing sudah semakin baik walaupun masih ada beberapa yang perlu ditingkatkan. Antara lain gerakan mewadahi sampah sudah dimulai meskipun masih ada yang lalai, harus terus kita tingkatkan. Tugas Kepling antara lain harus mampu berkomunikasi dengan masyarakat,” jelas Akhyar.

Maka dari itu, Akhyar menegaskan kepada para Kepling agar menyampaikan program yang tengah dilakukan Pemko Medan kepada masyarakat yakni untuk selalu menjaga kebersihan dilingkungan sekitar. Ia juga mengataka bahwa bersih itu dimulai dari diri sendiri tidak bergantung kepada siapapun. “Kenapa harus bersih terlebih dahulu. Karena bersih dimulai dari diri kita masing-masing, tidak bergantung kepada siapapun. Jika menjaga kebersihan saja tidak bisa kita lakukan, maka tidak mungkin kita mampu mengerjakan pekerjaan yang luar biasa lainnya,” tegas Akhyar.

Sebagai garda terdepan Pemko Medan, Akhyar mengajak para Kepling untuk terus berkreasi dengan menjadikan setiap gang yang ada di Kota Medan menjadi lebih indah lagi. Selain itu juga dengan mengajak masyarakat untuk bergotong royong. Salah satu gotong royong yang harus dilakukan yakni mewadahi sampah, para Kepling harus mengintruksikan kepada warganya untuk mewadahi sampah mereka sehingga sampah tersebut tidak berserakan.

“Saya minta Camat setempat untuk mengecek pekerjaan Kepling, jika masih ada sampah yang tidak diwadahi maka Surat Keputusan (SK) Kepling  jangan diperpanjang. Tugas Kepling untuk menggerakkan masyarakat supaya mewadahi sampah sehingga sampah yang ada tidak berserakan. Hal tersebut juga membantu memudahkan tugas kebersihan untuk mengangkut sampah yang ada,” ungkap AKhyar.

Sebelumnya, Asisten Pemerintaha dan Sosial Setda Kota Medan Musaddad Nasution dalam laporannya menjelaskan, peserta kegiatan ini merupaka seluruh kepling di Kota Medan yang berjumlah 2001 orang. Selanjutnya kepling dibagi dalam 4 angkatan, setiap angkatan berjumlah 500 kepling. Sedangkan yang menjadi narasumber adalah BNN Provinsi Sumut sebanyak 3 orang, Universitas Sumatera Utara sebanyak 3 orang, Polrestabes Medan berjumlah 5 orang, Kodim 0201/BS berjumlah 10 orang, profesional training berjumlah, 3 orang.(lamru)

Advertisement

Sumut

Penyakit Ayan Kambuh, Sunaryo Tewas dengan Posisi Telungkup dalam Parit

Published

on

Jenazah Sunaryo langsung dibawa ke rumah duka, Senin (9/12/2019). (Foto: WH/Geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria dengan posisi telungkup di dalam parit Afd I Baru, Desa Penonggol, Tebing Tinggi, Senin (9/12/2019). Pria itu diketahui bernama Sunaryo (53), warga Jalan Intan Lk. I Kelurahan Pabatu, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi.

Kapolsek Tebing Tinggi AKP Sopian melalui Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi Iptu J. Nainggolan membenarkan adanya penemuan mayat pria atas nama Sunaryo (53). Korban diduga meninggal akibat penyakit ayan yang dideritanya kambuh.

Menurut keterangan saksi, Risky (21) yang juga anak kandung korban bersama temanya Adi (44), kejadian itu baru diketahui sekitar pukul 09.00 WIB. Awalnya, korban pamitan untuk pergi mengecek Taud (Pancing) yang sudah ia dipasang/diletakkan sekitar pukul 06.00 WIB.

Namun, korban tidak pulang setelah berapa lama. Karena khawatir, anak korban, Risky memanggil temannya, Adi untuk menemani dirinya menjemput sang ayah. Sayangnya, setiba di TKP pukul 09.00 WIB, mereka menemukan korban sudah tak bernyawa dengan posisi telungkup di dalam parit. 

“Dari hasil pengecekan fisik luar tidak di temukan tanda-tanda kekerasan. Ahli waris daripada korban sependapat bahwa kematian korban dikarenakan penyakit yang diderita sudah menahun dan menyatakan tidak menaruh curiga atas kematian korban yang dilakukan oleh pihak lain,” ujar Sopian.

Continue Reading

Sumut

Antrian Kendaraan di SPBU Simpang Rambung Mengular

Published

on

Antrian kendaraan mengular di SPBU Simpang Rambung, Kota Tebing Tinggi, Senin (9/12/2019). (Foto: ahs/geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Pengguna jalan raya di Simpang Rambung Kota Tebing Tinggi diminta untuk lebih hati-hati saat melintasi Jalan Sisingamangaraja hingga Jalan Deblot Sundoro, Senin (9/12/2019) sore.

Pasalnya, jalanan itu kerap macet total apabila Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.206.183 di Simpang Rambung menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium.

Akibatnya, puluhan kenderaan berbaris hingga berlapis di sepanjang Jalan raya Deblot Sundoro. Dari pantauan, kemacetan lalu lintas itu berlangsung hampir 2 jam meski pihak SPBU telah membuat aturan garis agar pemilik kenderaan rapi dalam antrian. 

Sayangnya, mereka tidak mengatur arus lalu lintas yang berada persis di perempatan jalan SPBU sehingga mengakibatkan antrian panjang.

Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi AKP S. Siagian saat dikonfirmasi Senin (9/12/2019) sore melalui pesan singkat, mengaku akan mengirim petugas guna mengatur lalu lintas di sekitaran jalan tersebut. (ahs)

Continue Reading

Sumut

HUT Dharma Wanita Persatuan Medan Berlangsung Meriah

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Ir Wiriya Al Rahman MM menghadiri perayaan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Medan Ke-20 Tahun 2019 di Gedung Serba Guna PKK Kota Medan, Senin (9/12/2019).

Acara yang mengusung tema “Optimalkan Kinerja DWP Sebagai Mitra Strategis Pemerintah Untuk Suksesnya Pembangunan Nasional” berlangsung begitu meriah, apalagi dengan adanya pemotongan tumpeng dan juga kue ulang tahun yang diiringi dengan lantunan lagu selamat ulang tahun yang dinyanyikan oleh seluruh pengurus dan anggota DWP Kota Medan. Disamping itu acara tersebut juga diisi dengan pemberian hadiah kepada busana terbaik baik dari Kecamatan maupun OPD.

Dikatakan Sekda Kota Medan kehadiran DWP Kota Medan telah memberikan harapan besar bagi Pemko Medan untuk bersama-sama mengatasi berbagai permasalahan atau isu-isu yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, Pemko Medan akan berupaya memberikan perhatian terhadap berbagai masalah yang timbul dalam lingkungan masyarakat melalui Dharma wanita Kota Medan.

“DWP Kota Medan diharapkan dapat mendorong semangat Pemko Medan dan masyarakat Kota Medan untuk bekerja sama memenuhi capaian millenium development goals (MDGs) karena ini merupakan salah satu upaya Pemko Medan dalam mewujudkan kualitas hidup masyarakat Kota Kedan yang sehat, cerdas, dan berakhlakul karimah,” ungkap Sekda.

Sementara itu dalam sambutannya, Penasehat DWP Kota Medan Hj Nurul Khairani Akhyar mengatakan, keberadaan Dharma Wanita di Kota Medan dirasakan cukup penting dalam menigkatkan peran dan partisipasi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. Dharma Wanita merupakan wadah berhimpunnya para istri pegawai negeri dalam melaksanakan berberapa agenda yang bertujuan mendukung kegiatan suami dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan.

“Dharma Wanita turut berperan dalam mewujudkan kepentingan bangsa, khususnya dalam membangun karakter wanita yang tangguh dan kuat, akan tetapi tidak melupakan kodratnya sebagai seorang wanita yang seutuhnya,” kata Nurul Khairani.

Selain itu, jelas Nurul Khairani mengungkapkan, kehadiran Dharma Wanita Persatuan Kota Medan memberikan harapan besar bagi Pemko Medan untuk bersama-sama mengatasi berbagai permasalahan yang berkembang dalam kehidupan masyarakat.

“Oleh karena itu, segenap jajaran Pemerintah Kota Medan sangat mengupayakan dan memberikan perhatian terhadap berbagai masalah yang timbul dalam lingkungan masyarakat melalui DWP Kota Medan,” ungkapnya.

Sebelumnya dalam sambutan DWP Pusat yang dibacakan Ketua DWP Ny Ismiralda Wiriya Alrahman mengatakan sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri Aparatur Sipil Negara (ASN), Dharma Wanita Persatuan bersyukur dan patut berbangga bahwa pada usia ke 20 tahun ini, telah menjadi sebuah Organisasi Perempuan yang besar, yang telah diberi petunjuk dan kemudahan dalam menjalankan program kerja organisasi secara struktur, sehingga mencapai kinerja seperti saat ini.

“Dengan perasaan bangga dan optimis kami sampaikan bahwa perkembangan organisasi DWP dalam proses menuju organisasi yang profesional sebagai mitra strategis pemerintah yang simpatik, drngan tetap memperhatikan tujuan organisasi yaitu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan kesejahteraan anggota serta memelihara persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Ismiralda Wiriya.

Atas dasar itulah, tambah Ismiralda, DWP yakin dan optimis bahwa kita mampu membangun organisasi yang lebih modern dan profesional dosertai program-program pengembangan dan peningkatan kualitas anggota DWP yang berkrsinambungan, akan menjadikan para anggota DWP mampu bersaing secara terbuka dan mampu berkiprah secara aktif dalam memberikan kontribusi pemikiran, gagasan serta pandangan sebagai mitra strategis pemerintah terhadap pembangunan Nasional Indonesia. (lamru)

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com