Connect with us

Sumut

Pencuri Pisang Tewas Mengenaskan Diserang Anjing

Published

on

Pencuri Pisang Tewas Mengenaskan Diserang Anjing

Geosiar.com, Sergai – Pencuri pisang bernama Wahyudi alias Keling (34) tewas dengan kondisi tanpa busan. Tubuh korban pun tercabik-cabik dibantai anjing penjaga kebun milik Akiong (54) di dusun 17 Hapoltahan Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban Sergai, Jumat (29/11/2019).

Korban yang merupakan warga dusun 5 Desa Penggalangan Kecamatan Sei Bamban ditemukan sekitar pukul 07:00 WIB.

Pemilik kebun Akiong saat dikonfirmasi awak media dilokasi kejadian pada  Jumat (29/11/2019) sekitar Pukul 09:25 WIB mengatakan, kebun miliknya yang terletak di dusun 17 Hapoltahan Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban Sergai, kosong tidak berpenghuni namun dijaga 6 ekor anjing jenis Rottweller.

Menurut Akiong, saat ditemukan kondisi bapak tiga anak itu diketahui dalam keadaan tanpa busana dan sekujur tubuh di penuhi luka, “Mungkin diserang anjing yang menjaga kebun, sebab ada 1 ekor anjing mengalami luka diduga dibacok saat melakukan perlawanan oleh Keling, ada 5 tandan pisang yang sudah ditebangnya yang 2 tandan sudah berada diluar sedangkan 3 tandan lagi masih diareal perkebunan,” jelas Akiong.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sangat terkejut dikarenakan kemarin sore Wahyudi alias Keling sempat membonceng ketiga anaknya jalan sore-sore keliling kampung.

Warga lain Zainal Abidin (61) warga sekitar rumah Wahyudi saat dikonfirmasi, keseharian korban yakni bekerja mencari pisang, pergi pagi dan sore harinya berkumpul lagi bersama keluarganya.

Sementara pihak Kepolisian Polsek Firdaus bersama Tim Inafis yang mendapat informasi langsung terjun Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan identifikasi terhadap korban dan selanjutnya korban dibawa ke RSUD Sultan Sulaiman guna di lakukan Visum. (art)