Connect with us

Sumut

Pemko Medan Seret Pelanggar Perda KTR ke Meja Hijau, 18 Warga Disidang

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pemko Medan mulai melakukan penerapan tegas terhadap Peraturan Daerah (Perda) No.3/2014  tanggal 30 Januari 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Sesuai Peraturan Wali Kota  Medan No.35/2014  tanggal 17 Juli 2014 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Medan No.3 /2014 tentang KTR, warga yang terbukti melanggar Perda ditindak tegas.

Terbukti di sebanyak 18 warga harus menjalani persidangan lapangan karena terbukti melanggar Perda di halaman parkir Masjid Raya Al Mashun, Kamis (28/11/2019). Persidangan lapangan dilakukan karena warga yang umumnya pria itu kedapatan merokok di tujuh lokasi yang telah ditetapkan menjadi KTR.

Selain mengikuti persidangan lapangan, warga yang melakukan pelanggaran tersebut juga divonis majelis hakim untuk membayar denda. Sebanyak, Rp 410 ribu  uang denda berhasil dikumpulkan dalam sidang lapangan tersebut. Selanjutnya, seluruh uang hasil denda itu akan diserahkan ke kas negara.

Sebelum persidangan lapangan ini dilakukan, Pemko Medan telah melakukan sosialisasi agar warga tidak merokok di tujuh loksi yang telah ditetapkan menjadi KTR sesuai Perda No.3/2014 tanggal 30 Januari 2014 dan Perwal No.35/2014 tanggal 17 Juli 2014 di Jalan Sisingamangaraja,  mulai depan RSU Permata Bunda hingga Taman Makam Pahlawan (TMP).

 Ada pun tujuh lokasi yang ditetapkan sebagai KTR itu yakni fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum. Itu sebabnya saat penegakan Perda dan Perwal tentang KTR dilakukan, tim yang diturunkan dari Pemko Medan yang melibatkan unsur Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan serta dibantu personel Polrestabes Medan dan Kodim 0201/BS langsung menyisiri kawasan yang telah menjadi sasaran sosialisasi sebelumnya.

Seperti biasa sebelum melakukan action,  tim lebih dulu melaksanakan apel guna menjelaskan kepada seluruh tim tentang petunjuk teknis pengamanan warga yang kedapatan melanggar Perda dan Perwal tentang KTR tersebut. Setelah itu, tim bergerak menyisiri kawasan yang telah ditetapkan menjadi KTR, di antaranya hotel, restoran, café, plaza, kolam renang, angkutan kota (angkot), rumah ibadah, serta perkantoran baik pemerintah maupun swasta.

Dari penyisiran yang dilakukan, tim berhasil mendapati 18 warga yang kedapatan merokok di areal KTR. Sempat terjadi perdebatan sengit antara warga dengan tim, sebab warga menolak untuk ditindak sesuai dengan sanksi yang ada dalam Perda dan Perwal KTR tersebut. Mereka beralasan tidak tahu karena belum ada pemberitahuan maupun sosialisasi sebelumnya. Namun, tim tidak bergeming dan membawa 18 warga yang kedapatan merokok di kawasan KTR untuk menjalani persidangan lapangan di halaman parker Masjid Raya.

‘’Alasan mereka tidak kita terima, sebab sebelumnya kita telah melakukan sosialisasi dengan menempelkan stiker yang isinya melarang merokok di tujuh lokasi KTR, termasuk angkot,’’ kata Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan diwakili Rahmad Doni selaku Kasi Penyidikan, Penuntutan dan Barang Bukti.

Selanjutnya, 18 warga yang kedapatan merokok di lokasi KTR selanjutnya dibawa menuju halaman parker Masjid Raya Al- Mashun. Di tempat itu telah disediakan perlengkapan persidangan, termasuk hakim, panitra serta tata usaha dari Pengadilan Negeri Medan dan jaksa dari Kejari Medan. Proses persidangan lapangan dimulai pukul 10.30 WIB, satu – persatu dari 18 warga mengikuti persidangan dan dijatuhi vonis untuk membayar denda.

‘’Usai persidangan lapangan, berhasil dikumpulkan uang denda sebesar Rp. 410.000.Seluruh  uang hasil denda ini akan kita setor ke kas negara,’’ jelas Doni.

Pasca persidangan, Doni menegaskan, penegakan Perda Perda  No.3/2014 tanggal 30 Januari 2014 dan Perwal No.35/2014 tanggal 17 Juli 2014 tentang KTR ini akan terus kita lakukan guna memberikan efek jera kepada masyarakat. ‘’Kita bukan melarang warga untuk merokok, mereka harus merokok di luar lokasi KTR demi menjaga ketertiban sekaligus melindungi kesehatan warga yang tidak merokok. Sebab, perokok pasif lebih berbahaya dibandingkan perokok aktif,’’ pungkasnya. (lamru)

Advertisement

Sumut

Open House di Rumah Sofyan Tan, Hj Fitriani Manurung : “Keberagaman Dijadikan Anugerah”

Published

on

Medan, Geosiar.com – Sejumlah pengurus dan anggota majelis taklim DPC PDI Perjuangan Kota Medan menghadiri acara open house Perayaan Imlek 2571 di rumah Anggota DPR RI Dr. Sofyan Tan di kompleks Perguruan Sultan Iskandar Muda, Jalan Sunggal, Kecamatan Sunggal, Medan, Minggu (26/01/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Dr.Sofyan Tan, Ketua Majelis Taklim DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hj.Fitriani Manurung, Spd, M.Pd, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Ketua DPRD Medan yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Kota Medan Hasim SE, Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nasution, sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Sumut serta pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Medan.

Ketua Majelis Taklim DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hj.Fitriani Manurung mengatakan, dengan diselenggarakannya open house ini diharapkan terjalin rasa kebersamaan sesama warga di Kota Medan meskipun memiliki kepercayaan yang berbeda.

“Kota Medan ditakdirkan menjadi daerah dengan keberagaman yang unik dan ini menjadi anugerah bagi kita semua. Dengan perbedaan ini semoga menjadi sarana dalam mempererat kebersamaan dan suasana harmonis,” jelas Hj.Fitriani Manurung kepada wartawan di sela sela acara.

Open House seperti ini kata Fitriani, diharapkan menjadi sarana silaturahmi, mengenal satu sama lain sehingga kedepan masyarakat Kota Medan khusunya bisa menyatukan visi dalam membangun Kota Medan.

“Dengan silaturahmi ini kita bisa saling mengenal dan mudah mudahan kedepan bisa menyatukan visi yang sama dalam membangun Kota Medan yang sama-sama kita cintai ini,” jelasnya.

Dijelaskannya, Kota Medan dengan segala keunikannya dan keragaman sukunya, diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat Indonesia. “Hari ini masyarakat Kota Medan bisa menunjukan bahwa dengan perbedaan kita mampu hidup bersama dalam membangun kota yang kita cintai ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hj.Fitriani Manurung menyampaikan selamat merayakan Imlek 2571 kepada warga yang merayakannya, semoga kesuksesan selalu menjadi bagian dalam setiap kehidupan kita bersama. (lamru)

Continue Reading

Sumut

Perpulungen Tumanggor Sektor I Medan Gelar Partangiangan Bona Taon

Published

on

Medan, Geosiar.com – Guna meningkatkan silaturahmi perkumpulan keluarga besar marga Tumanggor yang bergabung Perpulungen Tumanggor anak, beru, ibebere sektor I Medan menggelar partangiangan bona taon. Kali ini, Minggu (26/1/2020) keluarga melaksanakan partangiangan diluar Medan untuk menikmati suasana alam terbuka.

Menurut salah satu angggota perkumpulan Antonius D Tumanggor yang juga anggota DPRD Medan, Minggu (26/1/2020) mereka melakukan rekreasi di lokasi pemandian alam Ginbers Namorambe Kabupaten Deli Serdang. Susana alam di Ginbers dinilai sangat mendukung menjalankan partangiangan (doa) sekaligus silaturahmi.

Dikatakan Antonius Tumanggor, saat pelaksanaan acara bona taon 2020, beberapa pengurus dan anggota juga memberikan sumbangan untuk kumpulan. Seperti Ny Tumanggor Nurmaya br Marbun M.Pd memberikan bantuan Rp 20 Jt serta Antonius Tumanggor Rp 10 juta. Dan keseluruhan terkumpul 52 Jt rupiah.

Disebutkan Tumanggor, bantuan yang diberikan untuk keperluan segala kegiatan kumpulan demi kesejahteraan seluruh anggota. Sedangkan bona taon 2021 direncanakan ke Parapat. Saat ini Perpulungen Tumanggor sektor I Medan Barat dan Helvetia berjumlah 72 KK dan 312 orang.

Pada kesempatan itu, beberapa pengurus menyampaikan sambutan pada umumnya mendukung upaya peningkatan kemajuan perkumpulan dan kesejahteraan anggota. Ke depan diharapkan perkumpulan dapat semakin maju dan tetap menjaga persaudaraan.

Adapun susunan pengurus Ketua D TUMANGGOR, Sekretaris FRANSISKUS TUMANGGOR dan Bendahara Y SIMAMORA, mewakili boru bere PM SITUNGKIR, Penasehat NURMAYA BR MARBUN (lamru)

Continue Reading

Sumut

Jelang Imlek, Plt Wali Kota Medan dan Gubsu Serta Rombongan Tinjau Vihara

Published

on

Jelang Imlek 2571, Plt Wali Kota Medan dan Gubernur Bersama Kapoldasu dan Pangdam I/BB Tinjau Vihara (Pemkomedan.go.id)

Geosiar.com, Medan – Plt Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si beserta Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin serta Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah meninjau sejumlah Vihara dimalam menjelang Perayaan Imlek 2020 atau tahun baru China 2571.

Peninjauan tersebut dilaksanakan terkait kesiapan dan keamanan jelang Imlek supaya umat Budha yang hendak beribadah merasa aman dan nyaman.

Sebelum melakukan peninjauan, rombongan berkumpul di Poslantas Polrestabes-Lapangan Merdeka Medan, sekira pukul 21:00 WIB dengan menunggangi Bus. Rombongan bergerak menuju Vihara Borobudur yang berada di jalan Imam Bonjol. Kehadiran Plt Wali Kota Medan dan Gubernur bersama beserta rombongan disambut hangat oleh Pengurus Yayasan Vihara Borobudur.

Saat meninjau, Plt Wali Kota Medan dan Gubsu tampak melihat letak dalam Vihara Borobudur untuk memastikan keamanan sehingga masyarakat Thionghoa dapat melakukan ibadah dengan nyaman dan aman.

Tak hanya mengunjungi Vihara, rombongan Plt Wali Kota Medan dan Gubsu juga mengecek kesiapan petugas di Pos PAM yang berada di sisi kanan Vihara.

Kemudian rombongan menuju Vihara Setia Budi di jalan Jawa, Kecamatan Medan Timur. Selama peninjauan, tampak masyarakat Tionghoa tengah melakukan ibadah dalam menyambut perayaan Imlek 2571.

Dari Vihara Setia Budi, Plt Wali Kota Medan bersama Gubernur Sumut dan rombongan bergerak menuju Maha Vihara Maitreya yang berada di Komplek Cemara Asri. Vihara tersebut tampak dihiasi dengan pernak pernik lampion di halaman Vihara dan antusias masyarakat Tionghoa yang melakukan prosesi ibadah.

Plt Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa peninjauan ini dilakukan guna meliha kesiapan dan keamanan Vihara jelang Imlek agar umat Budha yang hendak beribadah merasa aman dan nyaman.

“Perayaan malam Tahun Baru Imlek 2571 di Kota Medan berjalan aman, lancar,kondusif dan sangat meriah. Tidak hanya masyarakat Tionghoa, masyarakat lainnya juga ikut bersuka cita. Oleh karena itu terima kasih kepada warga Medan, mari kita jaga suasana yang kondusif ini,” ungkap Plt Wali Kota Medan.

Sebelumnya, Gubsu mengatakan bahwa antusias masyarakat Tionghoa pada perayaan Imlek tahun ini sangat Tinggi, ini menandakan bahwa masyarakat Sumut hidup berdampingan dengan aman dan tentram.

“Melalui Perayaan Imlek ini mari kita jaga keamanan dan menjadikan Provinsi Sumut lebih bermartabat,” kata Gubernur Edy Rahmayadi.

Sementara Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, Polda Sumut sudah mengerahkan 2473 personel untuk pengamanan Imlek 2571.

Personel bakal melakukan pengamanan dan pengawasan di vihara-vihara selama prosesi ibadah. Selain itu, seluruh Jajaran Polda Sumut diminta untuk tanggap dalam mengantisipasi ganguan Kamtibmas untuk memberikan rasa aman kepada Umat Budha yang melaksanakan Perayaan Imlek.

“Saya Berharap, perayaan Imlek 2571 di Sumatera Utara dapat berjalan lancar, aman, dan tanpa gangguan. Sehingga masyarakat Tionghoa yang akan merayakan Imlek dan beribadah dapat nyaman dan aman,” ujar Kapolda Sumut.

Dalam tinjauan itu, terlihat Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Utara dan FKUB Kota Medan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jhony Eddzon Isir, Dandim 0201 BS, Kol Inf Roy J Hansen Sinaga dan Unsur Forkopimda Sumut dan Forkompinda Kota Medan dan Sejumlah Pimpinan OPD Sumut dan Kota Medan.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com