Connect with us

Sumut

Miliki 6 Bungkus Sabu, Fahri bakal Dituntut Pekan Depan

Published

on

Terdakwa Fahrizal alias Fahri

Geosiar.com, Tebing Tinggi  – Sidang terdakwa Fahrizal alias Fahri sangat menarik perhatian para majelis hakim yang diketuai Albon Damanik SH MH dkk dihadapan jaksa penuntut umum Okta SH pada Selasa (26/11/2019).

Terdakwa tampak gugup saat dimintai keterangan, mendengarkan keterangan saksi dari polisi serta saat pemeriksaan terdakwa. Saat majelis hakim Wira SH mengatakan terdakwa terindikasi, terdakwa tampak semakin gugup.

Barang bukti narkoba jenis sabu dibeli terdakwa seharga Rp 250 ribu. Dalam dipersidangan ada barang bukti sebanyak 6 bungkus, sehingga terdakwa semakin gugup untuk menjawab. Selanjutnya terdakwa mengaku kerja membantu istrinya menjual lemang dengan gaji Rp 200 ribu sehari. Spontan hakim semakin terkejut.

Dalam dakwaan jaksa, terdakwa Fahri pada hari Selasa 25 Juni 2019 sekira pukul 03.00 WIB dalam bulan Juni tahun 2019 bertempat di Jalan Penghubung Lingkungan IV Kelurahan Persiakan Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi ditangkap olehpetugas.

Bermula pada hari Selasa 25 Juni 2019 sekira pukul 03.00 WIB, Sat Res Narkoba Polres Tebing Tinggi mendapat informasi dari masyarakat bahwa terdakwa sedang memiliki/menguasai Narkotika jenis sabu di Jalan Penghubung Lingkungan IV Kelurahan Persiakan Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi tepatnya di sebuah rumah warga.

Mendapat informasi tersebut, saksi Ivan dan saksi Surya (masing-masing merupakan anggota Sat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi/saksi-saksi penangkap) langsung melakukan penyelidikan dengan langsung mendatangi alamat yang di informasikan tersebut.

Sesampainya di rumah tersebut, para saksi melakukan penemuan Narkotika jenis sabu sebanyak 6 paket didalam sebuah amplop dan juga ada 1 buah prangkat alat hisap shbu bentuk bong dan mancis yang terletak didalam lemari pakaian yang ada dikamar tidur terdakwa.

Dalam dakwaan pertama Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor.  35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pekan depan jaksa Okta SH dijadwalkan bakal menuntut terdakwa pemilik 6 bungkus sabu.