Connect with us

Politik

Kubu Bamsoet Niat Gelar Munas Tandingan, Loyalis Airlangga: Alasannya?

Published

on

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily.

Geosiar.com, Jakarta – Kubu Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan bakal menggelar Musyawarah Nasional (Munas) tandingan apabila Munas yang digelar pada 3-6 Desember mendatang tak berjalan sesuai ketentuan AD/ART partai.

Ancaman ini lantas mendapat tanggapan dari loyalis calon ketua umum (caketum) inkumben Airlangga Hartarto. Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mempertanyakan alasan kubu Bamsoet menggelar Munas tandingan. Ace tak terima pihaknya dituduh melanggar AD/ART partai.

“Apa alasannya harus membuat Munas tandingan? Munas-nya saja baru akan digelar tanggal 3-6 Desember 2019. Materinya Munas masih digodok panitia pengarah, kok sudah dituduh melanggar AD/ART?” tutur Ace Hasan Syadzily selaku loyalis Airlangga, Senin (25/11/2019).

Menurut Ace, pihaknya akan menyelenggarakan munas secara demokratis dan terbuka dalam pemilihan Ketua Umum DPP Partai Golkar sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam AD/ART.

“Di mana calon ketua umum harus mendapatkan dukungan 30 persen dari pemegang suara. Ketentuan tersebut jelas tercantum dalam AD/ART,” lanjut Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini.

Kegiatan Munas nanti, lanjut Ace, sudah mengikuti hasil rapat pleno yang artinya secara mekanisme pencalonan Ketua umum, pasti akan dilakukan sesuai AD/ART yang terbuka dan demokratis.