Connect with us

Sumut

Ihwan Ritonga Hadiri Peringatan Hari Guru PGSI, Minimnya Gaji Guru Honor akan Disikapi, Ini katanya….

Published

on

Medan, Geosiar.com – Wakil Ketua DPRD Medan H Ihwan Ritonga SE MM tampak respon menyahuti keluhan guru honor swasta di Medan yang hanya menerima gaji Rp 300 ribu per bulan. Persoalan itu diakuinya akan disikapi serius karena menyangkut kepentingan nasib bangsa.

“Ini akan menjadi perhatian serius legislatif dan eksekutif untuk dicari solusi terbaik agar ditingkatkan. Kepada guru sebagai pahlawan pendidikan jangan berhenti berjuang, tetap semangat untuk mengabdi dan bersabar demi mencerdeskan anak bangsa,” pinta Ihwan Ritonga saat menghadiri perayaan hari guru nasional yang digelar Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Kota Medan di SD Al Ittihadiyah Jl Bromo Medan, Senin (25/11/2019).

Perayaan hari guru yang digelar PGSI itu tampak sederhana dan penuh hikmah yang dipenuhi keluhan para guru swasta. Selain dihadiri Ketua PGSI Medan Partomuan Silitonga juga Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Medan Masrul Badri, tokoh pendidikan dr Robert Valentino Tarigan dan beberapa kepsek swasta serta ratusan guru honor.

Pada kesempatan itu Ihwan memberikan semangat kepada para pahlawan pendidikan untuk tidak pernah berhenti mengajar demi mencerdaskan anak bangsa.

Terkait keluhan guru dengan minimnya gaji akan dipertimbangkan untuk penambahan anggaran di APBD Kota Medan. Sedangkan keluhan guru swasta dengan berkurangnya jumlah siswa karena sekolah negeri terus menambah daya tampung dengan penambahan ruang kelas baru (RKB), menurut Ihwan akan menjadi pertimbangan DPRD.

“Kondisi tersebut akan kita rembugkan antara legislatif dengan eksekutif. Memang selama ini masyarakat menuntut agar sekolah negeri ditambah, bahkan sekolah yang ada selalu menambah ruang kelas. Sementara dampaknya, siswa masuk ke swasta semakin berkurang,” terang Ihwan.

Sebagaimana sebelumnya, Ketua PGSI Kota Medan Partomuan Silitonga, menyampaikan saat ini ada sekitar 24 ribu jumlah guru swasta di kota Medan. Dari jumlah tersebut sekitar 17 ribu gajinya masih dibawah UMK yakni Rp 500 bahkan Rp 300 ribu per bulan. Sedangkan sekitar 7 ribu gajinya cukup lumayan karena sudah mendapat sertifikasi.

Pada kesempatan itu, Partomuan Silitonga minta Wakil DPRD Medan Ihwan Ritonga supaya memperjuangan alokasi gaji guru swasta di APBD. (lamru)

Advertisement

Sumut

Wabup Sergai Tekankan Penanaman Ideologi Pancasila Sejak Dini

Published

on

Seminar Nasional Kita Pancasila di objek wisata Pantai Woong Rame, Kecamatan Pantai Cermin, Sabtu (14/12/2019). [Foto: art/geosiar.com]

Geosiar.con, Sergai – Seiring dengan lajunya modernisasi dan perkembangan teknologi informasi yang semakin kompleks dan memberikan kemudahan bagi kehidupan manusia, berbagai pengaruh negatif juga terdapat di dalamnya. Misalnya, semakin maraknya penyalahgunaan dan peredaran narkoba, perkelahian antarpelajar dan berbagai kasus lainnya.

“Maka, kita perlu untuk menangkal terjadinya degradasi moral anak bangsa ini, diperlukan adanya penanaman ideologi Pancasila sejak dini dalam mencegah paham radikalisme dan intoleransi,” demikian disampaikan Wakil Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya, saat menghadiri Seminar Nasional Kita Pancasila di objek wisata Pantai Woong Rame, Kecamatan Pantai Cermin, Sabtu (14/12/2019).

Menurut Darma, setiap generasi merupakan masyarakat baru yang harus memperoleh pengetahuan, mempelajari keahlian dan mengembangkan karakter atau watak publik maupun pribadi yang sejalan dengan demokrasi.

“Sikap mental ini harus dipelihara dan dipupuk melalui perkataan dan pengajaran serta kekuatan keteladanan”, lanjutnya.

Oleh karena itu, dia menegaskan agar dilakukannya pembinaan terhadap generasi muda untuk menjadi warga negara yang baik. Sebab, merupakan tugas yang sangat penting dari pengembangan warga negara yang bertanggung jawab, efektif dan terdidik. 

“Untuk kita ketahui bersama, bahwa penanaman ideologi Pancasila sejak dini dalam mencegah paham radikalisme dan intoleransi perlu dilaksanakan sejak dini kepada para generasi muda penerus bangsa,” tambahnya.

Semakin kuat dan kokohnya pemahaman tentang penanaman ideologi Pancasila sejak dini dalam mencegah paham radikalisme dan intoleransi, tegasnya, akan menjadi benteng kokoh dari pengaruh pengarusutamaan negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi dan informasi tersebut.

Sebagai informasi, kegiatan ini juga dihadiri Kapolda Sumatera Utara yang diwakili Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Sumut AKBP Ahyan, Anggota Dewan Pengarah Pangan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Romo Beni, Founder Rumah Aspirasi Milenial (RAM) Elvi Yuliana Napitupulu, Tuan Guru Batak Dr. H. Ahmad Sabbang El Rahmany Rajagukguk, MA.

Kemudian, anggota DPRD Sergai, Pimpinan OPD Sergai, serta ribuan peserta yang merupakan pelajar dari berbagai SMA se-Sergai.(art)

Continue Reading

Sumut

Hj Fitriani Manurung Hadiri Natal Generasi Muda Patambor Medan, Sampaikan Harapannya

Published

on

Medan, Geosiar.com – Tokoh akademisi Hj Ftriani Manurung S.Pd, M.Pd mengaku sangat bahagia dan terharu bisa bertemu dengan orang tua dan saudara saudaranya yang bergabung di kumpulan Pomparan Raja Toga Manurung Dohot Boruna (Patambor) Cabang Kota Medan. Tanpa membedakan keyakinan, keturunan Raja Toga Manurung terbukti dapat bersatu menjungjung tinggi budaya dan adat Batak.

“Saya senang bisa kumpul dengan keluarga di Patambor sebagai wadah pemersatu keturunan Raja Toga Manurung. Sehingga, kaum mileniel yang tidak paham tarombo (silsilah tutur turunan) bisa gabung di kumpulan Patambor ini,” aku Fitriani Manurung saat menghadiri perayaan natal Generasi Muda Patambor Indonesia, di Wisma permata Griya Jl Pelajar Medan, Minggu (15/12/2019).

Disampaikan Fitriani Manurung, sangat merasa bersyukur dapat berjumpa dengan keluarga besar Manurung di Patambor. “Di usia kecil, saya sudah ditinggal ayah tencinta dan saya belum sempat belajar Tarombo. Selama ini saya terus mencari siapa yang bisa menjadi orang tua saya yang bisa mengajarkan ku Tarombo dan budaya. Tapi saat ini saya mendapat kesempatan, saya sangat senang bisa ketemu dengan orang tua dan saudara saudara saya,” ujar Firiani Manurung.

Pada kesempatan itu Fitriani Manurung berharap agar orang tua dan saudaranya dapat mengajarkan tarombo dan budaya batak. “Saya berharap orang tua saya di Patambor ini dapat mengajari dan membimbing saya,” pinta Fitriani.

Disampaikan Fitriani Manurung yang juga menjabat Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan itu, perayaan Natal Gnerasi Muda Patombar Indonesia Cabang Kota Medan harus mampu menjadi wadah edukasi bagi warga gereja dan sekitar. “Membina kerukunan dalam keberagaman adalah menjadi dasar dan yang utama di negara kesatuan Republik Indonesia,” sebutnya.

Ditambahkan, para kaum milenial diharapkan mampu memberikan pemahaman akan pentingnya membina kebersamaan dalam keberagaman. “Bangsa kita bangkit dari latarbelakang keberagaman, ada suku yang berbeda, agama yang berbeda, ras dan bahasa dan budaya masing-masing daerah yang berbeda, tetapi itu akan menjadi pemersatu kitan” ujarnya.

Masih dalam sambutannya, hikmah perayaan Natal Generasi Muda Patombar Indonesia harus disyukuri dengan membawa semangat damai Natal dengan membangun kebersamaan dan toleransi antar sesama, baik di lingkungan jemaat termasuk di lingkungan masyarakat pada umumnya.

“Sudah saatnya pemuda-pemudi mengimplentasikan semangat kasih Natal dalam tema yang “Naposo Nagabe Sitiruon” ini. Sungguh makna ini sangat mendalam, khususnya mendukung tumbuh kembang iman, utamanya para kaum muda. Pemberdayaan peran, pemuda pemudi sebagai basis pembangunan masyarakat,” ucapnya.

Pada perayaan Natal Generasi Muda Patambor Indonesia tersebut dihadiri Ketua DP Patambor Cabang Medan Jannes Manurung dan beberapa pengurus. Juga dihadiri ratusan generasi muda. (lamru)

Continue Reading

Sumut

Natal Keluarga Besar Lapas Tebing Tinggi Meriah

Published

on

Perayaan Natal Keluarga Besar Lembaga Pemasyarakatan Tebing Tinggi di Jalan Pusara Pejuang, Kelurahan Rambung, Sabtu (14/12). (Foto: ahs/geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Perayaan Natal Keluarga Besar Lembaga Pemasyarakatan Tebing Tinggi di Jalan Pusara Pejuang, Kelurahan Rambung, berlangsung sangat meriah dengan dihadiri ratusan undangan dan warga binaan, Sabtu (14/12/2019).

Dalam kotbahnya, Ev Medi Sabar Ziliwu, mengatakan berdasarkan Yohannes 15 : 14-15 ‘Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seseorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya merupakan hal yang dinantikan setiap umat’.

Lebih jauh, pengkotbah dari Yayasan Pekabaran Injil ini mengatakan bahwa mereka hadir juga dipelayanan setiap hari senin di Lapas sehingga sangat dekat dengan warga binaan.

Sementara itu, Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Tebing Tinggi, Theo Adrianus Purba Amd IP SH MH  didampingi Kepala Pengamanan Lembaga Permasyarakatan (KPLP), Krisman Ziliwu SH  mengapresiasi kinerja panitia natal yang dipimpin oleh Ziko Lukita Manalu SH selaku ketua dan Eduard N Bangun selaku sektetaris, serta Rudi Purba SH selaku bendahara.

“Panitia Natal tahun ini dan sudah saya ikuti untuk kedua kalinya sejak bertugas di Tebing Tinggi sangat luar biasa suksesnya,” puji Kalapas.

Tampak hadir dalam undangan itu di antaranya Edwin Tobing mewakili Kejaksaan, Suster Beti, Wardi dari Budha Suci, dari Polres  Tebing Tinggi AKP P Manurung, Kapten Budiono mewakili Dandim 0204.

Natal ini juga dimeriahkan dengan penampilan Trio Purba dengan membawakan lagu Monang Do Au, Koor Pegawai dan Warga Binaan, serta liturgi baik dari anak pegawai dan seluruh keluarga yang menambah semarak natal.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com