Connect with us

Sumut

50 Pelaku Industri di Medan Ikuti Seminar Optimalisasi Produksi Industri

Published

on

Medan, Geosiar.com – Guna meningkatkan mutu, kualitas dan sumber daya manusia (SDM) para pelaku industri di Kota Medan mengikuti seminar Optimalisasi Produksi Industri Besar dan Menengah. Melalui seminar yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Perindustrian Kota Medan dii Hotel Grand Antares Medan, Selasa (26/11/2019) diharapkan pelaku industri mampu menghadapi persaingan dan tantangan dunia industri yang semakin dinamis.

Peserta seminar diikuti sebanyak 50 peserta perwakilan dari sejumlah perusahaan besar dan menengah salah satunya dari Kawasan Industri Medan (KIM) dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemko Medan seperti Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) Kota Medan.

Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Plt Kadis Perindustrian Kota Medan Parlindungan SSos saat pembukaan seminar menyampaikan seminar tersebut menjadi bentuk atensi dan kepeduliaan Pemko Medan terhadap para pelaku industri di Kota Medan. Hal tersebut bilangnya untuk menyiapkan pelaku industri agar siap, sigap dan cepat tanggap dalam menghadapi dan menyikapi berbagai dinamika perindustrian di Kota Medan sekaligus upaya penguatan sektor perekonomian daerah agar tetap stabil dan meningkat.

“Kita mengetahui, zaman dan tekhnologi kian berkembang pesat. Hal tersebut juga sejalan dengan pesatnya perkembangan industri yang bergerak dinamis. Untuk itu, seminar ini menjadi bentuk peran serta dan tanggungjawab Pemko Medan agar pelaku industri tetap mampu berdaya saing dan dapat mempertahankan industrinya yang selama ini telah berjalan,” kata Parlindungan.

Selanjutnya, Parlindungan juga menuturkan bahwa Dinas Perindustrian juga terus berupaya mengoptimalisasi data pelaku industri secara komprehensif. Ini dimaksud untuk melihat dan memastikan industri yang dilakukan berjalan maksimal sehingga dapat menarik serta menaikkan iklim investasi di Kota Medan yang berimplikasi pada meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD). (lamru).

Advertisement