Connect with us

Dunia

Telanjang dalam Rumah, Perempuan di AS Dipolisikan

Published

on

Ilustrasi wanita telanjang dada di dalam rumah.

Geosiar.com, Amerika Serikat – Tilli Buchanan (27), wanita asal Amerika Serikat (AS), terancam hukuman penjara lantaran telanjang dada di rumah sendiri. Atas perbuatannya itu, dia dituduh melakukan perbuatan cabul di depan anak-anaknya.

Dilansir dari AFP, Senin (25/11/2019), kuasa hukum Buchanan, David Lane menjelaskan bahwa kliennya tengah memperbaiki garasi rumah bersama suaminya. Kegiatan itu disebutnya mengharuskan Buchanan dan suami melepas baju agar tidak terkena debu.

Sayangnya, aksi Buchanan bertelanjang dada dilihat tiga anak tirinya yang berumur 9, 10, dan 13 tahun. Buchanan berdalih bahwa dirinya juga memiliki hak yang sama dengan suami untuk melepas pakaian.

Kabar Buchanan bertelanjang dada pun akhirnya sampai ke kuping ibu kandung tiga anak itu. Akibatnya, Buchanan dilaporkan ke layanan sosial dan kasusnya diproses di kepolisian.

Buchanan menghadapi tiga tuduhan cabul di depan anak-anak dan terancam hukuman 10 tahun penjara atas pelanggaran seksual. Selain itu, dia juga bisa kehilangan hak asuh atas anak-anak tirinya.

Oleh karena itu, pengacara Buchanan meminta agar tuduhan kepada kliennya dibatalkan. Dia memberikan waktu hingga pekan depan kepada jaksa penuntut umum untuk menanggapi permintaan tersebut.

“Karena Tilli Buchanan seorang wanita, bertelanjang dada dikecam sebagai pornografi yang inheren dan sesat. Sedangkan suaminya bertelanjang dada dinyatakan sebagai lambang keperkasaan dan kebanggaan. Tilli Buchanan dituntut hanya berdasarkan jenis kelamin,” tulis kuasa hukum Buchanan, David Lane dalam surat yang ditujukan kepada jaksa.