Connect with us

Sumut

Kejuaran Karate Tebing Tinggi Open VI 2019 Resmi Dibuka

Published

on

Pemukulan gong oleh Sekjen PB Forki Raja Sapta Arvian bersama Walikota Tebing Tinggi, Kapolres Tebing Tinggi, unsur Forkopimda Tebing Tinggi serta Ketua Umum Forki Sumut, Kamis (21/12019). [Foto: WH/geosiar.com]

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Kejuaran Karate Tebing Tinggi Open VI Piala Walikota VI Tahun 2019 telah resmi dibuka dalam acara yang diselenggarakan di Gor Asber Nasution, Kamis (21/11/2019).

Peresmian ini disimbolisasi dengan pemukulan gong oleh Sekjen PB Forki Raja Sapta Arvian bersama Walikota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan, MM, Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi, SIK, unsur Forkopimda Tebing Tinggi, serta Ketua Umum Forki Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Raja Sapta Ervian menyampaikan bahwa PB Forki mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan karate yang setiap tahunnya digelar secara rutin.

“PB Forki memberikan apresiasi kepada Walikota Tebing Tinggi, ditengah-tengah kesibukanya mengurus masyarakat tapi masih sempat melakukan pembinaan olahraga khususnya karate,” ujar Raja.

Oleh sebab itu, dia berharap melalui kejuaraan ini akan lahir bibit-bibit karateka unggul yang berasal dari Kota Tebing Tinggi supaya bisa mengukir prestasi di kancah Nasional dan Internasional.

“Untuk wasit dan juri, selain mampu menjadi wasit dan juri yang baik, juga dapat memberikan edukasi kepada wasit di seluruh Sumut dan peserta pelatih berakitan dengan regulasi yang terbaru,” harapnya.

Sementara itu, Walikota Umar Zunaidi mengatakan, Kejuaraan Karate Tebing Tinggi Open VI Tahun 2019 ini dimaksudkan sebagai wujud pembinaan prestasi olahraga, dan sekaligus motivator penggerak masyarakat untuk berolahraga.

“kejuaraan ini digelar secara rutin tiap tahun sebagai ajang kompetisi para atlet karate di suluruh Indonesia, untuk mengukur sekaligus melakukan evaluasi para karateka sejauh mana kemajuannya selama berlatih,” ujarnya sewaktu memberi kata sambutan.

Menurutnya, ajang coba bagi seorang atlet itu penting, seperti halnya yang dilakukan atlet karate Sumatera Utara yang selalu mengikuti kejuaraan di luar negeri seperti Malaysia, Thailand atau negara-negara lainnya. Dia berharap, kegiatan yang dilakukan Pemko pun dapat menjadi ajang uji coba sebelum bertanding di lingkup lebih luas.

“Oleh karena itu, bertandinglah dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan senantiasa menjaga silaturahmi sesama atlet dari manapun asalnya,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Kejuaraan Pardamean Siregar menyampaikan, kejuaraan ini diikuti 912 atlet karate yang berasal dari Kabupaten/Kota se-Sumut dan 4 Provinsi lainnya, dengan wasit 81 orang.

Kategori yang dipertandingkan di antaranya Pemula, Kadet, Junior, Kata senior dan Komite Senior. Kejuaraan ini berlangsung selama 3 hari yakni 21-23 November 2019 di Gor Asber Nasution Tebing Tinggi. Adapun hadiah yang disediakan adalah medali dan juga uang pembinaan.(WH)