Connect with us

Sumut

Terduga Teroris di Medan Gak Hafal Pancasila dan Indonesia Raya

Published

on

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto.

Geosiar.com, Medan – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan, 26 terduga teroris yang ditangkap di Sumut tidak bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga tak hafal Pancasila. Hal itu diketahui ketika para teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu diperiksa secara intensif.

“Saat diinterogasi, sebagian besar dari para tersangka itu tak bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya, gak Hafal Pancasila, dan ditanya cinta Indonesia, mereka diam aja,” tutur Kapolda Agus saat dikonfirmasi, Rabu (20/11/2019).

Lebih lanjut, Agus mengaku cukup sulit untuk mengorek informasi dari para teroris, sebab pihaknya hanya bisa bertindak jika para teroris turut beraksi. Namun, satu hal yang sudah pasti bahwa teroris ini memiliki jaringan cukup besar.

“Kalau mereka tak beraksi, kita juga tidak bisa melakukan penindakan. Setelah mereka melakukan aksi, kita melakukan pendalaman. Mereka ternyata berjaring cukup besar,” jelasnya.

Seperti diketahui, polisi dan Densus 88 berhasil mengamankan 30 tersangka teroris di wilayah Sumatera Utara. Dari total 30 teroris, 3 di antaranya meninggal dunia yaitu RMN (bomber di Polrestabes Medan), A dan K yang tewas ditembak saat diamankan.