Connect with us

Sumut

Polisi Periksa 3 Peternak Pascaciduk Sopir Becak Buang Bangkai Babi

Published

on

Sopir becak motor pembawa bangkai babi diamankan polisi. (Foto: dok. Istimewa/detikcom)

Geosiar.com, Medan – Polsek Sunggal memeriksa 3 orang peternak babi pasca diamankannya seorang penarik becak motor bernama Senang Hati Bulolo yang terciduk membuang dua bangkai babi di wilayah Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Minggu kemarin. Pemeriksaan tiga peternak babi dilakukan pada Selasa (19/11/2019) pukul 14.00 WIB.

“Sementara masih tiga orang. Kita hanya cari kesaksian karena kejadian pembuangan babi itu di lokasi mereka,” tutur Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu M Syarif Ginting, Rabu (20/11/2019).

Adapun ketiga peternak babi yang diperiksa polisi berinisial PSS (38), DS (47), dan JVP (45). Dari hasil pemeriksaan, Syarif mengatakan bahwa ketiga peternak babi dan sopir becak yang membuang bangkai babi, mengaku tidak saling mengenal.

“Pengendara bentor tidak mengenali siapa yang nyuruh dia, nggak terlihat wajahnya karena pakai helm,” jelas Syarif.

Dari ketiga peternak, diketahui hanya DS yang ternak babinya mati terkena virus hog cholera. DS mengaku sudah mengubur bangkai babi yang mati.

“Sementara JVP mengatakan, jika memang ada babi milik tetangganya yang mati akibat penyakit hog cholera. Akan tetapi bangkainya juga tidak dibuang, melainkan dikubur di sekitar kandang babinya,” lanjutnya.

Sementara itu, polisi tidak menahan Senang Hati Bulolo sebab masih menyelidiki oknum yang menyuruh Senang untuk membuang bangkai babi. “Nggak ditahan. Berkasnya dikoordinasikan ke jaksa dan Dinas Lingkungan Hidup. Kalau tidak ada tindak pidananya, di-SP3,” pungkasnya.