Connect with us

Lifestyle

Mana Lebih Baik, Mencabut atau Mencukur Bulu Ketiak?

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Lifestyle – Bulu ketiak acap kali dianggap mengganggu penampilan. Oleh sebab itu, hampir semua orang khususnya perempuan berusaha untuk membersihkan bulu ketiaknya dengan sebaik mungkin.

Seperti diketahui, ada dua pilihan yang biasa dilakukan perempuan untuk mencukur bulu ketiak. Yakni dengan cara mencabut dan mencukur bulu ketiak.

Dari kedua pilihan itu, kira-kira mana yang lebih baik?

Sebenarnya keduanya sama-sama baik karena dapat membuat ketiak jadi lebih bersih. Akan tetapi, harus pandai-pandai memilih metode yang terbaik guna menghindari ketiak iritasi atau infeksi akibat dicabut serta dicukur.

Dikutip dari laman Klikdokter.com, dr. Diyan Mega Inderawati mengatakan,keduanya sama-sama bisa dilakukan untuk membersihkan bulu ketiak. Tidak ada yang lebih baik dari keduanya karena keduanya bisa menimbulkan efek samping di kulit ketiak. Keduanya bisa menimbulkan iritasi pada kulit ketiak.

“Tidak hanya mencabut, mencukur bulu ketiak juga bisa menyebabkan iritasi. Penggunaan pisau cukur yang kulit yang sensitif bisa membuat kulit terluka dan terjadi iritasi di permukaan kulit. Tidak ada yang lebih baik dari mencabut dan mencukur. Keduanya punya efek buruk masing-masing,” lanjutnya.

Apabila Anda ingin membersihkan bulu ketiak, baik dengan cara mencabut atau mencukur, usahakan untuk melakukannya dengan hati-hati. Hindari mencabut dan mencukur terlalu kasar agar kulit tidak teriritasi.

Lifestyle

Kepribadian Penyuka Makanan Manis dan Asin, Introvert dan Tertutup

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Lifestyle – Terlalu menyukai makanan manis tidak baik, begitu pula jika terlalu suka makanan asin. Apabila dapat seimbang mungkin lebih baik.

Sejumlah orang ternyata menyukai makanan manis dan asin yang seimbang, dan selera makanan seperti ini ternyata bisa mengungkap kepribadian.

Seperti dikutip dari fimela, ternyata pecinta makanan manis asin merupakan orang yang lebih suka menyendiri atau berada di suatu tempat sendirian.

Orang yang disebut tidak pilih-pilih makanan ini biasanya memiliki sifat introvert dan tertutup, apalagi pada orang yang baru dikenal. Mereka tak akan menunjukkan sosok asli mereka dan lebih sering terlihat malu-malu.

Walaupun lebih sering menunjukkan sisi pemalu dan tertutupnya, penyuka makanan manis dan asin ini memiliki sisi kreatif yang besar. Mereka biasanya cerdas dan selalu punya ide cermerlang yang segar, jadi jangan pernah meremehkannya ya.

Seperti itulah kira-kira penyuka makanan manis asin.

Continue Reading

Lifestyle

Berikut 4 Cara Agar Kentang Tidak Berubah Hitam Setelah Dikupas

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Lifestyle – Saat akan memasak makanan berbahan kentang, biasanya kentang yang dikupas mengalami perubahan warna, yakni menjadi kehitaman apabila dibiarkan. Bahkan warna kehitaman tersebut tidak dapat hilang meskipun sudah dicuci bersih sehingga membuat tampilan kentang kurang menarik.

Perubahan warna ini terjadi akibat oksidasi permukaan kentang lantaran mengalami kontak dengan udara. Untuk mencegah ini terjadi, ini cara yang bisa dilakukan agar kentang tak berubah warna seperti dikutip dari fimela.

Rendam air garam

Setelah mengupasnya, segera masukkan ke dalam air yang sudah dicampur garam secukupnya. Gosok permukaannya sebentar untuk menghilangkan tanah yang tidak sengaja menempel, dan lanjutkan mengupas kentang lainnya.

Rendam dalam air lemon/cuka

Apabila tidak ingin merendamnya di dalam air garam, dapat diganti dengan air leom atau cuka. Tuang air lemon secukupnya ke dalam wadah air bersih dan langsung masukkan kentang yang sudah dikupas ke dalamnya. Cukup direndam sebentar saja. Sesuaikan takarannya agar kentang tidak berubah asam setelah direndam.

Rendam air es

Dapat juga memanfaatkan es untuk mencegah berubah warna. Apabila menggunakan air biasa, perlu diganti ketika airnya keruh agar kentang lebih bersih, sedangkan jika menggunakan air es, kentang akan lebih tahan lama. Pastikan saja semua kentang terendam.

Rebus sebentar dalam air mendidih

Merebus kentang selama kurang lebih 1-2 menit juga bisa menghancurkan enzim peroksidase dan katalase yang terkandung dalam kentang sehingga tidak akan mengalami oksidasi yang menyebabkan kentang mudah berubah warna saat terkena udara.

Intinya, setelah dikupas disarankan langsung rendam kentang di dalam air agar tidak berubah warna.

Continue Reading

Lifestyle

Peneliti: Hirup Aroma Jeruk Segar Ampuh Hilangkan Stres

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Lifestyle – Setiap orang pasti sangat familiar dengan aroma jeruk yang segar. Biasanya, saat mengupas buah yang identik dengan warna kuning tersebut, aroma jeruk langsung menguar dari kulitnya sehingga memberikan bau khas yang menyenangkan.

Akan tetapi, tahukan anda ternyata menghirup aroma jeruk segar mempunyai efek relaksasi pada tubuh sehingga mampu mengurangi stres dan meningkatkan mood baik.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine menyatakan bahwa aroma manis buah jeruk bisa mengurangi rasa tegang, cemas dan khawatir.

Penelitian juga menemukan bahwa menghirup aroma jeruk segar dapat mengurangi stres berkepanjangan terhadap ibu hamil yang akan melahirkan atau menghadapi persalinan. Aroma jeruk juga bisa diujicobakan pada anak-anak sekolah dan ternyata aromanya juga membantu menguirangi kecemasan anak-anak menghadapi pelajaran.

Jadi, apabila sedang merasa stres atau cemas, luangkan waktu untuk membeli jeruk segar dan menghirup aromanya agar stres berkurang ya.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com