Connect with us

Sumut

Wakil Wali Kota Hadiri Pesta Renovasi GKPS Tebing Tinggi

Published

on

Wakil Wali Kota Tebing Tinggi Ir. Oki Doni Siregar menghadiri pesta pengumpulan dana untuk renovasi rumah dinas Gereja GKPS Resort Tebing Tinggi 1, Minggu (17/11/2019). [Foto: ahs/Geosiar.com]

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Wakil Walikota Tebing Tinggi Ir. Oki Doni Siregar menghadiri pesta pengumpulan dana untuk renovasi rumah dinas Gereja GKPS Resort Tebing Tinggi 1, pada Minggu (17/11/2019) di Gereja GKPS Jalan SM Raja, Kota Tebing Tinggi.

Dalam kata sambutannya, Wawalkot Oki mengatakan perlunya kesatuan jemaat untuk mendukung proses penyelesaian pembangunan rumah dinas gereja. Ia berharap dan yakin program ini dapat berjalan sukses sebab seluruh jemaat pasti mendukungnya kegiatan hingga selesai.

Sebelumnya, Ketua Umum Panitia Delpin Barus, ST didampingi Ketua Pelaksana A. Sarmando Saragih mengatakan, acara itu merupakan rasa suka cita bagi seluruh jemaat Gereja GKPS Resort Tebing Tinggi 1. Panitia berharap agar pembangunan rumah dinas tersebut dapat berefek pada peningkatan pelayanan gereja.

“Hari ini Pesta suka cita dan tidak ada satupun kita bersunggut-sunggut. Tuhan memberikan berkat buat seluruh jemaat dan mari kita sukseskan agar rumah dinas yang dibangun segera dapat digunakan guna meningkatkan pelayanan para hamba Tuhan,” kata Delpin Barus yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Pdt. Dr. Jan Hotner Saragih mewakili Pimpinan Pusat GKPS dalam khotbahnya menyampaikan bahwa jemaat Tuhan di Resort ini sangat bersuka cita untuk menyukseskan pengumpulan dana. Hal ini terlihat dengan sudah selesainya proses renovasi rumah dinas dan  tinggal menyelesaikan selisih angka rupiah kekurangan saat membangun.

“Hal ini perlu dicontoh seluruh jemaat di GKPS di manapun,” ujar Saragih yang juga Kepala Departemem Pembinaan didampingi Pdt. Rudiaman Saragih, MA, Penginjil Rosedearni Br Purba, serta Vikar Pdt. Triana K Br Situmorang, STh.

Dalam catatan, Pesta Pengumpulan Dana Renovasi Rumah Dinas terkumpul dana sementara Rp148 juta. Jemaat yang turut menghadiri pesta itu di antaranya GKPS Tebing Tinggi, GKPS Panggalian,GKPS Rantau Laban, dan GKPS Parsintaan. Kebaktian diisi dengan pujian Koor dari Wanita se-Resort dan Gemende Koor Sauhur. Usai ibadah, malamnya dilaksanakan hiburan Marsombuh Sihol.

Panitia mengucapkan terima kasih buat seluruh undangan yang hadir dan mengirim bantuan via rekening, serta untuk empat anggota DPRD Tebing Tinggi yakni Martin Hutahaean, Jonner Sitinjak, Ogamota Hulu dan Manggatur Naibaho yang ikut membantu dan menghadiri acara itu.

Advertisement

Sumut

Pesan Khusus Irjen Agus Kepada Masyarakat dan Media Sumut

Published

on

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto saat menggelar acara perpisahan dengan ribuan bikers dari sejumlah club motor di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (15/12/2019). [Foto: TRIBUN MEDAN / ist]

Geosiar.com, Medan – Irjen Pol Agus Andrianto pamit dengan masyarakat dan wartawan pada akhir masa tugasnya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (Sumut). Pertemuan itu dilakukan di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (15/12/2019).

“Saya pamit dari Polda Sumatera Utara. Sehubungan dengan penugasan baru yang telah diberikan pimpinan Polri untuk besok (Senin) melaksanakan serah terima sebagai Kabaharkam Polri,” tutur Irjen Pol Agus Andrianto.

Selanjutnya, Agus menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumut yang telah mendukung terciptanya situasi yang kondusif di Sumut sehingga ia bisa dipromosikan sebagai Kabaharkam.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Sumatera Utara. Tanpa dukungan warga Sumatera Utara, mustahil kami bisa meraih jabatan sebagai Kabaharkam,” imbuhnya.

Sebelumnya, di acara Family Gathering dengan wartawan di Budaya Resto, Sabtu (14/12/2019), Agus juga mengucapkan terima kasih kepada media yang turut mengambil peran penting sepanjang karirnya di Polda Sumut.

“Pada kesempatan ini, saya ucapkan terima kasih dan beri penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga saya dan peran serta rekan media sangat penting sebagai pilar keempat demokrasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta maaf kepada media apabila masih banyak kekurangan dalam komunikasi selama masa kepemimpinannya sebagai Kapolda.

“Pada kesempatan ini, saya mohon maaf kepada media, terutama dalam hal komunikasi. Sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumut atas kekurangan di masa periode menjabat,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, pria dengan bintang dua ini berpesan agar masyarakat Sumut dan Kota Medan harus bisa saling menjaga ketentraman, kebhinnekaan. Serta kepada media, agar bisa menjaga persatuan dan kesatuan.

“Kalau boleh menitip pesan, kita jaga persatuan dan kesatuan. Jangan sampai informasi jadi kontraproduktif. Pertimbangkan dampaknya. Terutama yang menyangkut masalah agama,” ucapnya.

Seperti diketahui, pergantian posisi Kapolda Sumut ini sesuai Telegram Kapolri Nomor ST/3229/XII/KEP/2019 tertanggal 6 Desember 2019. Posisi Kapolda Sumut akan diisi oleh Irjen Martuani Sormin. Sementara itu, Irjen Pol Agus Andrianto akan naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal (Komjen).

Continue Reading

Sumut

Ratusan Rumah di Tebing Tinggi Terendam Banjir

Published

on

Kondisi rumah di salah satu kelurahan di Tebing Tinggi yang terendam banjir akibat guyuran hujan berjam-jam. [Foto: ahs/geosiar.com]

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Hujan deras selama berjam-jam yang mengguyur Kota Tebing Tinggi sejak Minggu (15/12/2019) malam membuat sejumlah Kelurahan terendam banjir. Selain merendam ribuan rumah, banjir juga menerjang sekolahan yang mengharuskan kegiatan belajar-mengajar diliburkan pada Senin (16/12/2019).

Sekolah yang libur akibat bencana ini di antaranya SMPN 4 Jalan Thamrin, Yayasan Pendidikan Advend, SMAN 4, SMPN 6 dan Sekolah Diponegara di Jalan KF Tandean.

Abdulsalam, selaku Lurah di Bandarsono, Kecamatan Padang Hulu, saat ditemui di lokasi banjir di Jalan Pulau Samosir mengatakan, air mulai naik sekitar pukul 03.00 WIB. Dia mengatakan, di kelurahannya sendiri, ada 3 lingkungan yang terendam banjir yang mengakibatkan ratusan rumah tergenang.

“Ada 3 lingkungan yang mengalami banjir sehingga ratusan rumah tergenang. Tingginya mencapai satu meter hingga sebatas lutut kaki,” jelasnya kepada wartawan Geosiar.com, Senin (16/12/2019).

Salah satu warga yang akrab disapa Pak Maria berharap, bendungan Bajayu yang sudah dibangun oleh pemerintah Kota Tebing Tinggi yang memakan biaya hingga ratusan miliar rupiah, dapat benar-benar difungsikan, sehingga banjir tidak parah seperti sekarang ini, dan warga tertolong karena tak mengalami kerugian parah. (ahs)

Continue Reading

Sumut

Soal Pencalonan Walikota, Gandi Akui Jokowi Ingin Memajukan Keluarga

Published

on

Korwil PMPHI Sumatera Utara (Sumut) Drs. Gandi Parapat.

Geosiar.com, Medan – Korwil PMPHI Sumatera Utara (Sumut) Drs. Gandi Parapat mengatakan, keterbukaan Jokowi dalam memberikan dukungan kepada anak dan menantunya menjadi bakal calon Wali Kota Solo dan Medan, menunjukkan kesempurnaan untuk memajukan keluarga.

“Sempurnalah tanggung jawab keluarga itu, ya memang harus memajukan keluarga. Andaikan cucu sudah umur dewasa tidak salah menjadi Gubernur karena tidak ada Undang-undang yang dilanggar. Kalau ada yang menyalahkan hal itu biarkan saja, dari Presiden terdahulu hanya Jokowi lah yang lebih hebat berpikir untuk masa depan anak, menantu, cucu. Mungkin Soekarno, Soeharto, BJ Habibi, Gus Dur, Megawati, dan SBY punya anak dan menantu, tapi tidak punya kemampuan atau tidak berpikir melanjutkan cita-cita bapaknya atau ibunya,” kata Gandi menjawab pertanyaan wartawan Geosiar.com, di Medan, Senin (16/12/2019).

Kemungkinan, kata Gandi, keluarga Presiden yang lain berpikir kalau pemerintah ini seperti kepanitiaan. “Barangkali mereka berpikir dalam kepanitiaan kalau ‘dia’ sudah ketua panitia tidak mau lagi istrinya menjadi bendahara dan anaknya menjadi seksi konsumsi. Biarlah dari anggota keluarga yang lain, karena kebersamaan. Dalam hal keinginan Presiden Jokowi, kami yakini semua partai yang ada dalam kabinet atau pembantu presiden harus mendukung anak dan menantunya karena mereka takut dipecat atau takut dibilang tidak loyal,” lanjutnya.

Untuk itu, Gandi mengingatkan agar masyarakat dan tokoh masyarakat jeli melihat dan mencermati itu jangan sampai mempermalukan keluarga besar Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia. “Jadi, semua harus memilih itu dan niat para tokoh masyarakat untuk menjadi Wali Kota agar membatalkan karena sia-sia,” tambah Gandi.

Menurut Gandi, Jokowi tinggal memantau saja siapa yang loyal atau partai mana yang tidak mendukung. “Kami melihat pasti semua partai berlomba mendukung dan ini kesempatan baik bagi politisi ataupun tokoh masyarakat untuk berpenampilan mendukung dan pasti akan mendapat jatah, seperti dalam pilpres yang lalu, semua partai pasti punya ilmu untuk mendukungnya,” imbuhnya.

Lebih jauh, Gandi mengilustrasikan dalam bentuk perumpamaan “Jangan Sampai Habis Arang, Besi Tidak Jadi”. Untuk itu, harapnya, para pimpinan partai harus lebih pintar-pintar dalam membaca situasi. “Mereka tidak akan mau lepas dari kekuasaan apalagi dengan kemampuan Jokowi sekarang yang mendunia. Kalaupun ada keinginan Ahyar (Plt Walkot Medan) lebih bagus pilih daerah lain asal jangan bersentuhan dengan menantu Jokowi. Kalau berkeras melawan arus maka akan lambai seperti lagu,” tambahnya.

Di Medan, lanjutnya, memang banyak tokoh masyarakat dan tokoh pendidikan yang diinginkan masyarakat seperti Ahyar, Tifatul Sembiring, Dahnil Simanjuntak, Dr Sahyan Asmara, tapi karena presiden mendukung menantunya, lambat laun sudah banyak yang mundur teratur karena begitu hormat dan takutnya kepada presiden.

“Jadi kami memprediksi anak dan menantu presiden tinggal menunggu pelantikan. Semua sudah mendukung itu, hanya alam yang belum bisa kami prediksi apakah mendukung niatan mereka,” pungkasnya. (X1)

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com