Connect with us

Sumut

Teroris Medan Berlatih Kuda dan Memanah, Kapolda: Untuk Apa Sih?

Published

on

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto di Rs Bhayangkara Medan. [Foto: SumutNews]

Geosiar.com, Medan – Jajaran Polda Sumatera Utara masih terus melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku teroris di wilayah hukumnya. Hingga kini, 23 orang sudah berhasil ditangkap yang diketahui terlibat dalam bom di Polrestabes Medan beberapa waktu lalu.

Dari penyelidikan, diketahui bahwa 23 tersangka itu kerap latihan berkuda dan memanah di Tanah Karo, Sumatera Utara. Fakta itu lantas dikomentari oleh Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto. Dia menyindir kegiatan para teroris dan menilai keterampilan itu sudah tidak zamannya lagi.

“Tolonglah yang sekolah latihan naik kuda, latihan memanah, untuk apa sih? Sekarang ini waktunya kita berinovasi kreatif karena ke depan akan berhadapan dengan persaingan global, tentunya dibutuhkan SDM untuk menghadapi zamannya,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Senin (18/11/2019).

Menurut Agus, berkuda dan memanah merupakan kegiatan yang tak cukup bernilai di era teknologi seperti saat ini. Ia berujar, seharusnya masyarakat fokus mengembangkan diri di bidang yang lebih relevan.

“Jangan dibalikkan ke zaman batu. Ini zaman enggak bisa berhenti, teknologi berkembang setiap saat, kemajuan bisa berubah berkembang per hari (sementara) kita kembali ke zaman batu. Berarti kita ingkar pada takdir sementara kemajuan sudah seperti ini,” pungkas dia.