Connect with us

Sumut

Polri Ungkap Bomber di Medan Jaringan JAD Pimpinan Yasir

Published

on

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo dalam konferensi pers terkait aksi teror bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Senin (18/11/2019). [Foto: Suara.com/Stephanus Aranditio]

Geosiar.com, Medan – Polri mengungkap fakta baru terkait identitas pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Bomber itu diketahui bernama Rabbial Muslim Nasution (RMN) dan merupakan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daullah (JAD) wilayah Aceh dan Sumatera Utara pimpinan Y alias Anto.

“Perlu saya sampaikan untuk wilayah Sumut, ini yang memiliki keterkaitan langsung dengan jaringan JAD. Amirnya adalah saudara Y. Jaringannya meliputi Sumut dan Aceh ada 23 orang,” tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019).

Dedi mengatakan, Y memiliki peran penting dalam merencanakan aksi teror bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Beruntungnya, Y berhasil diamankan dari loket bus di Medan beberapa hari lalu.

“Dia sebagai leader di jaringan RMN (Rabbial Muslim Nasution) yang meninggal dunia melakukan bom bunuh diri, kemudian membaiat secara bersama-sama,” jelas Dedi.

Diketahui, para tersangka juga sempat melakukan latihan fisik di Gunung Sibayak, Sumatera Utara. Mereka juga berbaiat ke pimpinan ISIS Abu Ibrahim Al Hasim Al Quraish.

“Kelompok tersebut kemudian juga mengikuti baiat juga bersama kepada Abu Ibrahim Al Hasim Al Quraish, kemudian ikut latihan dan mimpin latihan di Gunung Sibayak,” pungkasnya.

Sebagai informasi, polisi sudah mengamankan 23 terduga pelaku teroris yang berkaitan dengan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Dari 23 orang tersebut, 4 di antaranya menyerahkan diri. Kemudian 2 orang dilakukan tindakan tegas dan terukur oleh aparat Densus 88.