Connect with us

Nasional

Kemenag Bakal Gelar Pendidikan Sertifikatikasi Layak Kawin

Published

on

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid

Geosiar.com, Jakarta – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid menuturkan bahwa akan menyelenggarakan pendidikan kepada tenaga kantor urusan agama (KUA) untuk mendukung program sertifikasi perkawinan.

“Kami sudah menyiapkan untuk itu. Bahkan besok kami menyelenggarakan satu pendidikan untuk para tenaga-tenaga KUA agar follow up terkait itu,” ujar Zainut di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Zainut mengungkapkan bahwa, sejauh ini belum ada pembahasan mengenai sertifikasi perkawinan bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Tetapi, ia mendukung program tersebut. Diketahui, sertifikasi perkawinan bertujuan untuk mengurangi angka perceraian, dan kekerasan dalam rmah tangga.

Kementerian Agama, lanjut Zainut, sebetulnya telah mempunyai program penyuluhan pranikah yang dilakukan tenaga KUA. Namun, para calon pengantin yang mengikutinya tidak mendapatkan sertifikat.

“Kalau itu nanti ditingkatkan ke sertifikat saya kira kami akan mendukung,” kata dia.

Sebelumnya Muhadjir bakal mewajibkan calon pengantin untuk mengikuti bimbingan pranikah dan mendapatkan sertifikat layak kawin.

Rencana itu bakal diberlakukan mulai tahun 2020. Calon pengantin harus mengikuti pelatihan mengenai ekonomi keluarga hingga kesehatan reproduksi. Ia menuturkan, program ini merupakan penguatan terhadap sosialisasi pernikahan yang sebelumnya dilakukan KUA.

Dalam program sertifikasi perkawinan ini, beberapa kementerian bakal dilibatkan dalam memberi pembekalan, seperti Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.