Connect with us

Politik

Jokowi Rencana Tambah Jabatan 6 Wamen, Ini Kata PAN

Published

on

Wasekjen PAN, Saleh Partaonan Daulay

Geosiar.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan menambah 6 jabatan baru, yaitu Wakil Menteri di Kabinet Indonesia Maju. Partai Amanat Nasional (PAN) pun mengomentari wacana Presiden Jokowi itu.

Wakil Sekjen PAN, Saleh Partaonan Daulay menilai penambahan 6 jabatan Wamen di Kabinet Indonesia Maju semakin membuat gemuk birokrasi. Oleh sebab itu, dirinya meminta Presiden Jokowi terlebih dahulu menjelaskan alasan wacana penambahan itu.

“Presiden Jokowi perlu menjelaskan alasan penambahan 6 orang wamen yang diwacanakan. Pasalnya, penambahan itu tentu akan menambah gemuknya birokrasi dan juga menambah anggaran operasioanal di kementerian,” tutur Saleh, Sabtu (16/11/2019).

Lanjut Saleh, Presiden Jokowi mesti menjelaskan tugas dan fungsi Wamen. Karena dia memandang adanya jabatan Wamen tersebut dikhawatirkan malah menjadi tumpang tindih dengan jabatan lainnya.

“Jabatan tersebut dinilai bisa jadi tumpang tindih dengan para pejabat eselon I yang memang sudah ada,” tuturnya.

Jika alasan penambahan posisi Wamen untuk membantu kinerja sebuah Kementrian, Saleh menganggap tak tepat.

“Kalau tujuannya untuk membantu, rasanya tidak tepat. Sebab, sudah ada dirjen dan pejabat eselon I lainnya yang memang bertugas mengawal seluruh program kementerian. Kalau ada wamen, dikhawatirkan akan tumpang tindih dengan para dirjen yang ada,” tutup Saleh.