Connect with us

Politik

KPK Periksa Sekjen DPR Terkait Kasus Suap Izin Impor Bawang

Published

on

Sekretaris Jenderal DPR, Indra Iskandar

Geosiar.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Jenderal DPR, Indra Iskandar, untuk diperiksa sebagai saksi. Indra diperiksa dalam kasus penyidikan dugaan suap mengenai izin impor bawang putih dengan tersangka Nyoman Dhamantra.

Dhamantra merupakan mantan anggota Komisi VI DPR yang berasal dari fraksi PDIP.

“Kami panggil sebagai saksi untuk tersangka IYD (I Nyoman Dhamantra),” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (15/11/2019).

Dalam kasusnya, Dhamantra ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan lima orang lainnya. Mereka yakni selaku swasta, Mirawati Basri sebagai orang kepercayaan Dhamantra, dan Elviyanto selaku swasta.

Dhamantra diduga menerima suap terkait pengurusan kuota dan izin impor bawang putih tahun 2019 dari Afung, Doddy, dan Zulfikar senilai Rp 2 miliar.

Soal perkaranya, Dhamantra mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia menilai ada cacat prosedur terkait proses penahanan dan penetapannya sebagai tersangka.

Akan tetapi hakim memutuskan menolak gugatan Dhamantra. Hakim menilai penetapan tersangka yang dilakukan KPK telah sesuai prosedur. Penyidikan pun tetap akan berlanjut.