Connect with us

Nasional

Jokowi Temui Fakta Ini Saat Sidak di RSUD Abdul Moeloek

Published

on

Presiden Joko Widodo sidak layanan BPJS Kesehatan RSUD Dr H Abdul Moeloek, Kota Bandar Lampung, Jumat (15/11/2019). [Foto: Dok. Biro Pers Setpres/Kris]

Geosiar.com, Bandar Lampung – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi tadi bertolak ke Lampung Selatan, Lampung untuk meresmikan ruas Tol Trans Sumatera. Disela-sela jadwalnya, Jokowi melakukan inspeksi mendadak (sidak) layanan BPJS Kesehatan di RSUD Dr Abdul Moeloek, Bandar Lampung, Jumat (15/11/2019).

Setibanya di RSUD, Jokowi langsung menuju layanan instalasi rawat jalan untuk berdialog dengan sejumlah pasien. Ia mengakui bahwa kunjungan itu dilakukan secara mendadak tanpa memberi tahu siapa pun.

“Ini kunjungan mendadak, saya nggak memberi tahu ke siapa pun,” tutur Jokowi dalam keterangan tertulis yang disampaikan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Jumat (15/11/2019).

Dalam sidak tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini ingin mencari tahu tentang pemanfaatan dan pelayanan BPJS Kesehatan yang diterima pasien.

“Saya hanya ingin memastikan apakah yang namanya Kartu BPJS itu betul-betul sudah dipegang oleh rakyat, oleh pasien, yang ada di rumah sakit. Saya cek tadi hampir 90 persen lebih memakai BPJS,” ujar Jokowi.

Dari sidak itu, Jokowi mendapat informasi bahwa proporsi kepesertaan BPJS Kesehatan di rumah sakit tersebut justru lebih banyak didominasi oleh peserta program BPJS Kesehatan di luar pembiayaan negara atau daerah.

Padahal, jumlah peserta BPJS Kesehatan terbesar merupakan yang berasal dari kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai oleh APBN.

“Ini yang mau saya lihat. Karena yang PBI itu kan banyak. Dari pemerintah itu 96 juta plus dari Pemda itu 37 juta. Harusnya ini sudah mencakup 133 juta. Harusnya yang gratis 133 juta. Ada di mana? Siapa yang pegang? Saya hanya ingin memastikan itu,” lanjut dia.

Menurutnya, defisit BPJS Kesehatan seharusnya dapat diatasi dengan memperbaiki sistem penagihan iuran peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung mandiri oleh peserta.

“Kita ini kan sudah bayari yang 96 juta (peserta), dibayar oleh APBN. Tetapi di BPJS terjadi defisit itu karena salah kelola saja. Artinya apa? Yang harusnya bayar pada enggak bayar. Artinya di sisi penagihan yang mestinya diintensifkan,” tandasnya.

Dalam kunjungannya itu, Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Nasional

Bupati karo: Pertumbuhan Ekonomi Diharapkan Digali Dari Potensi Daerah

Published

on

Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi kabag Perekonomian Rismawati br Ginting foto bersama disela sela pengarahan

Geosar – Bupati Karo Terkelin Brahmana,SH didampingi Kabag perekonomian Rismawati br Ginting, Putri Mora br Sitepu Kasubag perekonomian menghadiri acara Rakor penguatan koordinasi antara Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) dengan seluruh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Tema yang diusung dalam Rapat Koordinasi Nasional TPAKD Tahun 2019 ini “Membangun Sinergi dan Komitmen Bersama Dalam Rangka Percepatan Akses Keuangan Di Daerah” sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah diperlukan akses keuangan yang lebih luas kepada pelaku usaha.

Bupati Karo Terkelin Brahmana
merespon dan mengharapkan keberadaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di daerah kab karo yang sudah terbentuk sesuai keputusan bupati karo nomor :500/408/EK/2019 tanggal 31 oktober 2019, itu dapat mempercepat akses keuangan masyarakat dan pelaku usaha UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).

Melalui keberadaan TPAKD yang telah terbentuk, seluruh pemangku kepentingan terkait, dapat bersinergi dalam membuka akses keuangan yang lebih besar kepada masyarakat, terutama pelaku usaha dapat menggali di sektor beriklim potensial daerah, kata Terkelin Brahmana

Agar hal itu dapat terwujud Terkelin menyampaikan beberpa hal yang harus dilakukan, yakni lembaga jasa keuangan agar memperluas jaringan kantor yang menjangkau semua daerah yang ada di kabupaten Karo, seperti petani, pelaku UMKM, pelaku Parawisata dan lainnya.

Terkait operasional TPAKD dalam meningkatkan akses keuangan yang lebih luas di daerah, Bupati menyampaikan bahwa keberadaan TPAKD tersebut dapat efektif berjalan dan produktif, jika ada alokasi dukungan APBD dari pemerintah daerah dan kolaborasi dari DPRD Karo.

Terkelin menjelaskan, TPAKD merupakan forum koordinasi untuk lintas lembaga di wilayah Kabupaten Karo, dengan banyaknya elemen di harapkan peran serta dari Bank Indonesia (BI).

Sebab Bank Indonesia berpengalaman di bidang pembinaan UMKM (Usaha mikro kecil menengah) dan dulu juga pengawasan Perbankan ada di BI serta pengalaman panjang dalam mengawasi usaha jasa keuangan, jelas Terkelin.

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka oleh Presiden RI Ir Joko Widodo, Selasa (10/12) pukul 09.00 wib di Hotel Mulia Senayan Jakarta./edy/A.kom info

Continue Reading

Kriminal

Sadis! Begal di Bekasi Tebas Tangan Korban Hingga Nyaris Putus

Published

on

Ilustrasi kawanan begal sadis dilengkapi dengan senjata tajam.

Geosiar.com, Bekasi – Fazrin (23) harus menerima kenyataan pahit karena tangannya nyaris putus akibat luka bacok yang diperolehnya dari kawanan begal sadis bersenjata tajam di Kawasan Industri MM2100, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/12/2019) malam.

Keadaan ini diperparah dengan sepeda motor Honda Scoopy E4641JJ milik korban yang berhasil dibawa kabur kawanan begal yang berjumlah dua orang tersebut. Menurutnya, peristiwa pembegalan itu berawal ketika dia hendak pulang dari undangan pernikahan temannya dengan melewati jalan Kawasan Industri MM2100. Namun di tengah perjalanan, dia merasa diikuti kedua begal.

“Saya sudah curiga karena saya ternyata diikuti oleh kedua begal itu dari pertengahan jalan,” tutur Fazrin, seperti dilansir Antara, Selasa (10/12/2019).

Kemudian, ia mengaku dipepet dua orang yang sudah mengikutinya sejak tadi. Korban melihat salah seorang pelaku yang duduk di boncengan mengeluarkan senjata tajam sejenis parang lalu mengarahkan kepadanya. Melihat itu, dia panik dan berusaha menghindar

Nahas, pelaku langsung mengayunkan senjata tajam itu ke bagian punggung korban hingga darah bercucuran. Merasa kesakitan, korban menghentikan laju sepeda motornya.

“Saya berhenti karena sakit dibacok,” ungkapnya.

Bahkan, pelaku sempat mengayunkan senjata tajam ke arah leher korban, namun berhasil ditangkis korban menggunakan tangan hingga bercucuran darah. Sudah tak berdaya, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor korban.

Pelaku sempat kembali mendatangi korban dengan tujuan ingin menghabisi nyawanya. Beruntung, ada warga yang datang untuk melakukan perlawanan dan kedua begal langsung kabur. Kemudian, warga membawa korban yang kritis ke klinik terdekat dan dipindah ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.

Salah satu Warga kemudian melaporkan kasus ini kepada petugas kepolisian. Mendapat laporan, petugas pun langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan korban.

“Kami masih meminta keterangan korban untuk mengidentifikasi kawanan begal sadis ini,” ujar Kasubbag Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, AKP Sunardi saat dikonfirmasi.

Kawanan begal ini diduga selalu membawa senjata tajam saat melancarkan aksinya. Atas peristiwa ini, Satreskrim Polsek Cikarang Barat dan Polres Metro Bekasi tengah memburu kelompok begal itu.

Continue Reading

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun, Dijual Rp 743 Ribu per Gram Hari Ini

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Jakarta – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau antam turun Rp 1.000 per gram pada Selasa (10/12/2019). Hari ini Emas batangan Antam dijual di angka Rp 743.000 per gram.

Sementara harga jual atau pembelian kembali (buy back) emas Antam juga turun Rp 1.000 tercatat di angka Rp 658.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen (untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP). PPh 22 atas transaksi buy back dipotong langsung dari total nilai buy back.

Potongan pajak harga emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Berikut ini harga pecahan emas batangan tercatat di Logam Mulia Antam

  • Harga emas 0,5 gram : Rp 396.000
  • Harga emas 1 gram : Rp 743.000
  • Harga emas 2 gram : Rp 1.435.000
  • Harga emas 3 gram : Rp 2.131.000
  • Harga emas 5 gram : Rp 3.535.000
  • Harga emas 10 gram : Rp 7.085.000
  • Harga emas 25 gram : Rp 17.405.000
  • Harga emas 50 gram : Rp 34.735.000
  • Harga emas 100 gram : Rp 69.400.000
  • Harga emas 250 gram : Rp 173.500.000
  • Harga emas 500 gram : Rp 346.300.000
  • Harga emas 1.000 gram : Rp 692.600.000
Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com