Connect with us

Olahraga

Menpora Kurangi Target Raihan Medali SEA Games 2019

Published

on

Menpora Zainudin Amali saat memberikan keterangan pers soal kesiapan kontingen Indonesia menuju SEA Games 2019, di kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (14/11/2019). [Foto: LARIZA OKY ADISTY/BOLASPORT.COM]

Geosiar.com, Olahraga – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan bakal mengurangi target perolehan medali kepada kontingen Indonesia yang akan bertarung pada ajang SEA Games 2019 di Filipina. Dia mengaku sudah membicarakan hal tersebut bersama Chief de Mission kontingen Indonesia, Harry Warganegara.

“Perkiraan yang sudah dilaporkan ke kami sekitar 50-an emas, tapi kita diskon lagi setelah ada margin of error,” tutur Menpora Zainudin di kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Zainudin menjelaskan, pengurangan target itu didasarkan pada lokasi penyelenggaraan SEA Games yang bukan berada di Indonesia. Pengurangan itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal non teknis yang tak dapat diduga bisa muncul di lapangan nantinya.

“Kita tidak tahu karena kita bukan bermain di Indonesia atau di Jakarta. Hal-hal non-teknis yang tak kita duga atau perkirakan sebelumnya itu bisa muncul di lapangan nanti,” lanjut dia.

Setelah berdialog, Zainudin dan Harry sepakat target yang dipasang pada ajang ini sekitar 45-an medali emas. “Maka setelah saya pastikan pada CdM tadi kira-kira kita sekitar 45-an lah dibanding perolehan kita (di SEA Games 2017) lalu itu 38,” ujarnya soal target medali emas.

Lebih lanjut, Menpora tidak menjanjikan Indonesia akan meraih juara umum di SEA Games kali ini. Namun, ia memastikan bahwa pemerintah akan terus mendukung seluruh atlet yang bertanding membawa nama bangsa.

“Apakah bisa jadi juara umum? Saya tak berani janjikan itu karena kita harus mengangkat dari peringkat lima ke satu itu bukan pekerjaan yang mudah. Tapi atlet-atlet kita sudah dipersiapkan sebaik-baiknya, mudah-mudahan ada harapan.” pungkas dia.

Sebagai informasi, Indonesia akan mengirimkan 873 atlet, dengan komposisi 60 persen atlet muda dan 40 persen atlet senior, untuk berlaga di 51 cabang olahraga dari 56 cabor yang dipertandingkan di Filipina.