Connect with us

Dunia

Israel dan Militan Gaza Sepakat Gencatan Senjata

Published

on

Roket ditembakkan dari Gaza ke Israel, Selasa (12/11/2019) waktu setempat. [Foto: Reuters/Mohammed Salem]

Geosiar.com, Gaza – Israel dan militan Jihad Islam yang bersarang di Jalur Gaza telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata. Juru bicara Jihad Islam, Musab Al-Braim mengatakan gencatan senjata sudah dimulai sejak Kamis (14/11/2019) subuh.

Gencatan senjata ini ditawarkan oleh Jihad Islam melalui mediasi Mesir. Kendati demikian, belum ada pernyataan resmi dari Israel terkait gencatan senjata ini. Israel hanya akan menyepakati gencatan senjata bila Jihad Islam juga berhenti menembakkan roket.

“Gencatan senjata dimulai atas sponsor Mesir setelah Penjajah (Israel) setujui syarat yang diajukan Jihad Islam sebagai faksi perlawanan Palestina,” tutur Jubir Jihad Islam, Al-Braim, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (14/11/2019).

Dalam kesepakatan itu, pemimpin Jihad Islam, Zeyad al-Nakhala dari Beirut, Lebanon, menyebutkan sejumlah syarat gencatan senjata, di antaranya menghentikan serangan ke lokasi milisi Gaza dan melonggarkan blokade di wilayah Gaza.

Seperti diketahui, Israel dan kelompok militan Gaza saling berbalas tembakan roket ke masing-masing wilayah musuh. Dalam serangan ini, pasukan Israel berhasil membunuh komandan Brigade Al-Quds, sayap militer Jihad Islam, Bahaa Abu Al-Atta, pada Selasa lalu.

Serangan dari Israel ini sebenarnya mengincar lokasi milisi Jihad Islam, namun sebagian dari 32 korban tewas merupakan warga sipil. Berdasarkan pantauan Reuters, situasi Gaza kini kembali tenang usai gencatan senjata diteken. Hingga matahari terbit, tidak terdengar lagi letupan senjata.