Connect with us

Dunia

AS Ancam Turki Lantaran Beli Rudal S-400 Rusia

Published

on

Presiden Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden AS Donald Trump, saat pertemuan G-20 di Osaka, Japan (29/6/2019). [Foto: Pool via AP]

Geosiar.com, Washington – Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat, Robert O’Brien mengatakan pihaknya kecewa dengan pemerintah Turki lantaran membeli sistem pertahanan rudal S-400 milik Rusia. AS pun mengancam bila Turki tidak segera menyingkirkan sistem pertahanan udara itu maka akan dijatuhi sanksi.

Menurut Robert, S-400 tidak kompatibel dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) sebab berpotensi menimbulkan ancaman bagi jet F-35 Lockheed Martin Corp.

“Tidak ada tempat di NATO untuk S-400. Tidak ada tempat di NATO untuk pembelian militer Rusia yang signifikan,” ujar O’Brien kepada CBS Face the Nation, seperti dikutip dari Associated Press, Selasa (12/11/2019).

O’Brien menyebut itu merupakan hal yang akan disampaikan Presiden Donald Trump kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pertemuan yang akan digelar Rabu, 13 November 2019 di Gedung Putih. Pertemuan itu dikhususkan untuk membahas keputusan Turki membeli sistem pertahanan udara Rusia.

Hal ini menjadi kondisi genting bagi Turki dan AS, mengingat keduanya merupakan sekutu dalam NATO. Oleh karena itu, O’Brien memastikan AS akan melakukan apa saja untuk menjaga Turki tetap berada di NATO. Setelah dengan Erdogan, Trump juga menjadwalkan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Kamis mendatang.