Connect with us

Sumut

Kepling Pungli Warga Sei Agul Medan Barat Rp 6,5 Juta Urus Adminduk

Published

on

Medan, Geosiar.com – Kendati bayar Rp 6,5 juta pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk) satu tahun tidak kunjung siap. Seperti yang dialami ibu rumah tangga Theresia Marbun (46) warga Kel Sei Agul Kec Medan Barat, satu tahun urusan KTP melalui Kepala lingkungan (Kepling) belum selesai.

“Pada hal saya bayar Rp 6,5 juta melalui Kepling untuk mengurus KK, KTP dan akte lahir Oktober tahun lalu. Tapi sampai saat ini belum selesai, hanya KK yang sudah telah siap,” keluh Theresia kepada wartawan melalui telephon, Kamis.(7/11/2019).

Disampaikan Theresia, awalnya pihaknya mau mengurus surat surat administrasi kependudukan KK, KTP untuk 2 orang dan Akte Kelahiran bagi 3 anak. Tepatnya Oktober Tahun 2018 lalu pengurusan itu dipercayakan kepada oknum So selaku Kepling 14 Kelurahan Sei Agul.

Pada saat hendak pengurusan, oknum Kepling tadi minta bayaran Rp 6,5 juta. Mengingat pentingnya kebutuhan, Theresia pun menyepakati dan membayar 2 x cicilan.

Sekitar bulan Maret 2019 lalu, urusan KK selesai dan KTP dan Akte Lahir tidak kunjung siap. Selanjutnya, Agustus lalu terbitlah resi KTP untuk anaknya. Hingga saat ini KTP asli dan Akte lahir belum.selesai.

Masih menurut pengakuan Theresia, ketika mendesak oknum Kepling So terkait realisasi urusan, malah So mengelak dan mengajak Theresia sama sama minta uangnya balik kepada seseorang yang mengurusnya.

Namun tawaran kepling tidak dipenuhi Theresia dan berharap hanya berurusan sama Kepling saja. Kepada wartawan Thersia berharap uangnya dapat kembali.

Ketika hal tersebut dikonfirmasi melalui telephon kepada Sofyan selaku Kepling 14 menyebut urusan tersebut sudah selesai. “Sudah selesai itu pak, gak jadi dikerjakan berkasnya, sudah kita kembalikan uangnya melalui Jabat. Ada teman yang urus,” ujar Sofyan. (lamru)

Advertisement