Connect with us

Sumut

Gubernur Edy Larang Buang Babi ke Sungai Lewat Pergub

Published

on

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat ditemui pada Selasa (25/9/2018). [Foto: KOMPAS.com/Mei Leandha]

Geosiar.com, Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengatakan bakal mengeluarkan surat peraturan gubernur (Pergub) terkait penanganan wabah hog cholera atau kolera babi yang sedang merebak di 11 kabupaten di Sumut.

Dalam Pergub itu, Edy mengimbau agar bangkai babi yang terjangkit penyakit itu tidak dibuang ke sungai, seperti yang dilakukan peternak sejauh ini.

“Kita akan keluarkan surat kepada masyarakat. Bukan hanya babi, seluruh sampah tak boleh dibuang ke sungai,” tutur Edy Rahmayadi kepada wartawan, Kamis (7/11/2019).

Menurut Edy, peternak yang membuang bangkai babi ke sungai mesti diberikan edukasi tentang dampak negatifnya tanpa harus diberikan sanksi atau hukuman. Karena itulah, ia segera menerbitkan Pergub.

“Inilah perlunya (mereka) dikasih ngerti. Akankah ada sanksi setelah keluarkan pergub, baru bisa. Ini kan belum. Kalau bisa diingatkan, kenapa harus diberikan sanksi,” pungkasnya.

Sejauh ini, Edy mengatakan Pemprov Sumut sudah memberikan bantuan berupa vaksin. Wabah ini pun disebutnya masih tingkat nasional, sehingga belum perlu dibawa ke tingkat internasional.