Connect with us

Nasional

Benny Soetrisno Kembali Pimpin GPEI Periode 2019-2024

Published

on

Musyawarah Nasional GPEI ke-VIII, di Hotel Holiday Inn, Jakarta, Kamis (7/11/2019). [Foto: Geosiar.com]

Geosiar.com, Jakarta – H Benny Sutrisno kembali terpilih memimpin Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) periode 2019-2024 dalam Musyawarah Nasional ke VIII, di Hotel Holiday Inn, Jakarta, Kamis (7/11/2019). Benny Sutrisno terpilih secara aklamasi. 

Dalam pandangan umum yang disampaikan seluruh Ketua DPD GPEI, kepimpinan Benny Sutrisno selama ini mampu memperkuat Organisasi GPEI dan memiliki usaha usaha yang visioner  untuk membesarkan GPEI sehingga sosok Benny Sutrisno dan Toto Dirgantoro masih sangat dibutuhkan GPEI untuk 5 Tahun ke depan.

Keputusan Munas yang menetapkan Benny Sutrisno sebagai Ketua Umum DPP GPEI, dibacakan oleh Pimpinan Sidang Munas Sudarmawan Asrikan (DPD GPEI Jatim), didampingi oleh Ade Siti Muksodah (DPD GPEI Jateng) sebagai Sekretaris dan Drs Hendrik H Sitompul, MM (DPD GPEI Sumut) sebagai anggota.

Munas GPEI kedelapan ini dihadiri seluruh DPD yang ada, di antaranya Ir Irwandy MA Rajabasa dari DPD Jakarta, Syamsudin Said dari DPD GPEI Sulteng, HM Zainuddin Djalil dari DPD GPEI Sulsel, Abdul Subur dari DPD GPEI Jawa Barat, H Mohammad Hamzah dari DPD GPEI Kaltim. Sementara itu, DPD GPEI Yogyakarta tidak hadir karena sedang non aktif.

Dalam kata sambutannya, Benny Sutrisno menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, dan berharap untuk ke depannya seluruh GPEI bisa bersama-sama mengembangkan GPEI dalam rangka meningkatkan ekspor Indonesia.

Benny Sutrisno juga berharap untuk ke depannya ada regenerasi kepemimpinan di tubuh GPEI. Sebab, dirinya yakin banyak orang kaum muda berpotensi untuk memimpin GPEI.

Nasional

PSI Usul Masa Jabatan Presiden 7 Tahun dalam Satu Periode

Published

on

Ketua DPP PSI Tsamara Amany

Geosiar.com, Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengusulkan ide masa jabatan presiden selama tujuh tahun dalam satu periode. Ketua DPP PSI Tsamara Amany menuturkan, jika hanya satu periode, setiap presiden akan bekerja semaksimal mungkin.

“Fokus bekerja buat rakyat dan tak memikirkan pemilu berikutnya,” ungkap Tsamara dalam keterangan pers, Kamis (21/11/2019).

Masa jabatan satu periode, jelas Tsamara, akan membuat presiden terlepas dari tekanan politik jangka pendek, lebih fokus untuk melahirkan kebijakan terbaik. Politik akan terbebas dari pragmatisme.

Tsamara menjelaskan, masa kepemimpinan butuh diperpanjang hingga tujuh tahun supaya tiap presiden memiliki waktu cukup untuk mewujudkan program-program kerjanya dan menjadikan Negara menjadi lebih baik. “Satu periode ini akan menghilangkan konsep petahana dalam pemilihan presiden.” Dengan demikian, tak ada lagi kecurigaan bahwa petahana memanfaatkan kedudukannya untuk kembali memenangi pemilu.

Dalam pengamatan PSI, pada format 2 x 5 tahun pun, yang efektif cuma tujuh atau delapan tahun masa jabatan presiden. “Dua atau tiga tahun sisanya biasa dipakai untuk penyesuaian awal periode dan kampanye pemilu berikut,” tutur Tsamara.

Menurutnya, pemilu tiap tujuh tahun sekali jelas akan menghemat biaya. Jika biasanya tiap lima tahun ada pemilu, kelak hanya akan terjadi tiap tujuh tahun sekali.

Continue Reading

Nasional

Jokowi Umumkan 7 Stafsus Milenial

Published

on

Tujuh staf khusus milenial Joko Widodo

Geosiar.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan tujuh staf khususnya pada Kamis (21/11/2019) sore. Periode kali ini sedikit berbeda dan istimewa lantaran diisi oleh sejumlah pemuda pemudi atau generasi milenial untuk mengawal kinerja pemerintahan di 2019-2024.

Setidaknya ada  beberapa nama baru yang familiar di telinga publik seperti Belva Devara sang pendiri ruang guru serta Putri Tanjung yang merupakan entrepreneur dan putri pengusaha Chairul Tanjung.

“Saya mau kenalkan staf khusus yang baru, tugasnya mengembangkan inovasi di berbagai bidang,” kata Presiden Joko Widodo ketika memperkenalkan para staf khususnya di Istana Kepresidenan, Kamis (21/11/2019).

Berikut adalah nama-nama staf khusus Presiden Jokowi:

1. Putri Tanjung – CEO dan Founder Creativepreneur

2. Adamas Belva Syah Devara – Pendiri Ruang Guru

3. Ayu Kartika Dewi – Perumus Gerakan Sabang Merauke

4. Angkie Yudistia – Pendiri Thisable Enterprise (Kader PKPI, difabel tuna rungu)

5. Billy Mambrasar – Direktur PT Papua Muda Inspiratif

6. Aminuddin Maruf – Aktivis Kepemudaan , mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII)

7. Andi Taufan Garuda Putra – CEO PT Amartha Mikro Fintech

Continue Reading

Nasional

Kemendagri Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik Kategori Informatif 2019

Published

on

Wapres RI Ma'ruf Amin memberikan anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2019 dengan kualifikasi Badan Publik Informatif kepada Kemendagri di Jakarta, Kamis (21/11/2019) (Puspen Kemendagri)

Geosiar.com, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meraih penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2019 dengan kualifikasi Badan Publik Informatif. Penganugerahan tersebut diberikan langsung oleh Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin kepada Mendagri yang diwakili Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Bahtiar di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

“Alhamdulillah perjuangan dua tahun lalu membuahkan hasil. Pada Tahun 2018 lalu Kemendagri mendapatkan penghargaan kategori nomor dua, yaitu Menuju Informatif, dan di Tahun 2019 ini mendapat penghargaan kategori terbaik nomor satu sebagai Kementerian/Lembaga Informatif,” tutur Bahtiar.

Pencapaian tersebut menjadi prestasi yang membanggakan bagi Kemendagri karena sudah terbukti menjadi Kementerian yang mempunyai keterbukaan informasi publik yang baik dan transparan.

“Terimakasih atas bimbingan Bapak Menteri dan Bapak Sekjen, terimakasih dukungan penuh  dan kekompakan seluruh rekan-rekan Puspen Kemendagri, terimakasih dukungan seluruh komponen unit kerja di lingkungan Kemendagri, selama dua tahun kita berjuang bersama berinovasi,” ungkapnya.

Penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2019 telah sampai pada akhir tahapan, sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen Badan Publik dalam mendorong Keterbukaan Informasi Publik yang sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Kemendagri mendapat penghargaan Kategori Informatif.

Raihan ini adalah perkembangan pesat usai dua tahun sebelumnya hanya mendapat kategori Menuju Informatif. Maksudnya, Kemendagri berhasil menunjukkan komitmen dalam mengimplementasikan Undang-undang dalam hal Keterbukaan Informasi Publik sebagai wujud memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com