Connect with us

Sumut

Dampak Virus Demam Babi, Pedagang di Tebing Tinggi Mulai Rugi

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Dampak dari  berita yang tengah mencuat terkait  virus hog cholera atau kolera babi, penjualan akan daging binatang kaki 4 itu mulai menurun di Pajak Hong Kong di Jalan Veteran Tebing Tinggi.

Bahkan, pengakuan dari salah seorang pedagang babi yang mengaku bernama Alun,  penjualan daging babi kian mulai turun sejak sepekan ini.

“Bila kondisi ini terus berkelanjutan, pedagang babi bisa merugi terus menerus. Malah kami bisa gulung tikar. Biasanya, penjualan daging babi seharinya bisa mencapai 8 ekor sampai 10 ekor. Tapi sejak adanya berita virus babi warga yang datang ke pajak ini bisa dihitung untuk membeli daging babi,” keluhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Tebing Tinggi, Marimbun Marpaung melalui drh. Norman, Jumat (1/11/2019) mengakui berita virus babi belum terjadi di kota itu.

“Sampai hari ini masih aman virus itu belum diketemukan,” ujarnya.