Connect with us

Sumut

Hj Fitriani Manurung Prihatin Minimnya Gaji Guru Honor, Minta Perhatian Serius Pemko Medan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Tokoh akademisi Hj Fitriani Manurung S.Pd, M.Pd mengaku prihatin dengan minimnya gaji guru honor di kota Medan. Hal itu menggugah perhatian Fitriani dan mendorong Pemko Medan agar memberikan perhatian serius untuk perbaikan.

“Bila guru tidak sejahterah, omong kosong mutu pendidikan akan dapat meningkat, sebab guru tidak akan memberikan pengajaran yang maksimal. Tentu berdampak kepada kecerdasan generasi anak bangsa karena minim menerima ilmu, bimbingan dan pengajaran dari sekolah,” ujar Fitriani Manurung (foto) kepada wartawan, Rabu (23/10/2019) menyikapi kondisi pendidikan saat ini di kota Medan.

Untuk itu, Ftriani Manurung menghimbau Pemko Medan agar dapat mengalokasikan gaji guru honor sekolah negeri di APBD Pemko Medan. ” Eksekutif dan Legislatif diharapkan bersinergi memberikan perhatian serius penambahan gaji guru honor di APBD Pemko Medan demi kepentingan masa depan anak bangsa. Sebaiknya setara memenuhi Upah Minimum Kota,” terang Fitriani Manurung yang saat ini sedang menyelesaikan pendidikan doktor (S3) di UNIMED.

Sedangkan kepada Dinas Pendidikan Kota Medan diminta selektif untuk menjaring tenaga guru honor. “Kiranya Dinas Pendidikan supaya memilih guru honor yang layak mengajar sesuai profesinya,” sebut Fitriani.

Ditambahkan, Pemko dianjurkan memiliki keberanian memberikan tunjangan kepada guru honor yang bersumber dari APBD. Tetapi terlebih dahulu menseleksi para guru honor yang benar benar memenuhi syarat.

“Selama ini sangat disayangkan peruntukan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) disalurkan untuk gaji guru honor. Sementara masih banyak keperluan lain disekolah. Alangkah baiknya, untuk gaji guru honor dari APBD,” terang Fitriani. (lamru)

Advertisement